Miris! Atap Sekolah Jebol, Siswa MTsM Kampung Tangah Terpaksa Belajar di Tengah Ancaman

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Mata Aktual News — Potret buram dunia pendidikan kembali tersaji. Atap ruang kelas Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsM) Kampung Tangah, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, jebol dan nyaris ambruk. Ironisnya, kondisi berbahaya ini terjadi saat siswa kelas IX tengah fokus menghadapi ujian nasional.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat pagi (18/04/2026) sekitar pukul 07.17 WIB. Rangka atap tampak lapuk, sementara penutupnya runtuh dan menyisakan puing yang masih menggantung. Setiap saat bisa jatuh mengancam keselamatan siapa pun yang berada di bawahnya.

Belajar pun tak lagi nyaman. Siswa dipaksa menyingkir dari ruang kelas dan menjalani kegiatan belajar seadanya. Situasi ini bukan hanya mengganggu konsentrasi, tapi juga menempatkan mereka dalam bayang-bayang risiko.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala MTsM Kampung Tangah, Wasiatul Ilmah, mengaku pihaknya sudah melaporkan kondisi darurat ini. Namun hingga kini, langkah konkret belum juga terlihat.

“Kami sudah berkoordinasi. Harapannya segera ada penanganan langsung di lapangan,” ujarnya.

Keterlambatan respons ini memantik sorotan. Di tengah tuntutan kualitas pendidikan, fasilitas dasar justru terabaikan.

Pimpinan Redaksi Mata Aktual News, Merry Witrayeni Mursal, menilai kondisi ini sebagai bentuk kelalaian yang tidak boleh dibiarkan.

“Ini bukan sekadar bangunan rusak. Ini soal nyawa dan masa depan anak-anak. Jangan tunggu runtuh total baru bertindak,” tegasnya.

Siswa kelas IX kini menghadapi tekanan ganda ujian nasional di depan mata, keselamatan di ruang belajar dipertanyakan. Kondisi ini menjadi ironi di tengah gencarnya dorongan peningkatan mutu pendidikan.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Agam segera turun tangan tanpa alasan. Perbaikan darurat harus menjadi prioritas sebelum situasi berubah menjadi tragedi.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait langkah penanganan yang akan dilakukan.

Reporter: Rahmat
Editor: Redaksi Mata Aktual News

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Pergantian Kepsek di Garut: Surat Pengunduran Diri Dipertanyakan, Yayasan Bungkam
Kebakaran Rumah Warga di Jorong Sago Manggopoh, Tiga Unit Mobil Damkar Dikerahkan
Dana Revitalisasi Rp1,8 Miliar Disorot, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Kadungora Sempat Mengaku Guru Biasa
Dari Bimbel ke Gerbang Perwira! Putafri Rokan Resmi Jadi Taruna AKPOL 2026
Bikin Bangga! SDN 32 Sungai Jaring Sabet Juara Umum Lomba Pramuka Gugus II
Manggopoh Geger! Truk Tangki CPO Mundur, Dua Mobil dan Dua Rumah Warga Disikat
Program Bang Pendi PIK 2 Hadirkan Kejar Paket B dan C Gratis bagi Warga Teluknaga dan Kosambi
Dua Dunia, Satu Perjuangan: Menjadi Sarjana Hukum Tanpa Meninggalkan Panggilan Jiwa
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Polemik Pergantian Kepsek di Garut: Surat Pengunduran Diri Dipertanyakan, Yayasan Bungkam

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:43 WIB

Kebakaran Rumah Warga di Jorong Sago Manggopoh, Tiga Unit Mobil Damkar Dikerahkan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Dana Revitalisasi Rp1,8 Miliar Disorot, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Kadungora Sempat Mengaku Guru Biasa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Dari Bimbel ke Gerbang Perwira! Putafri Rokan Resmi Jadi Taruna AKPOL 2026

Minggu, 27 September 2026 - 22:15 WIB

Bikin Bangga! SDN 32 Sungai Jaring Sabet Juara Umum Lomba Pramuka Gugus II

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights