Agam, Mata Aktual News — Potret buram dunia pendidikan kembali tersaji. Atap ruang kelas Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsM) Kampung Tangah, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, jebol dan nyaris ambruk. Ironisnya, kondisi berbahaya ini terjadi saat siswa kelas IX tengah fokus menghadapi ujian nasional.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat pagi (18/04/2026) sekitar pukul 07.17 WIB. Rangka atap tampak lapuk, sementara penutupnya runtuh dan menyisakan puing yang masih menggantung. Setiap saat bisa jatuh mengancam keselamatan siapa pun yang berada di bawahnya.
Belajar pun tak lagi nyaman. Siswa dipaksa menyingkir dari ruang kelas dan menjalani kegiatan belajar seadanya. Situasi ini bukan hanya mengganggu konsentrasi, tapi juga menempatkan mereka dalam bayang-bayang risiko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala MTsM Kampung Tangah, Wasiatul Ilmah, mengaku pihaknya sudah melaporkan kondisi darurat ini. Namun hingga kini, langkah konkret belum juga terlihat.
“Kami sudah berkoordinasi. Harapannya segera ada penanganan langsung di lapangan,” ujarnya.
Keterlambatan respons ini memantik sorotan. Di tengah tuntutan kualitas pendidikan, fasilitas dasar justru terabaikan.
Pimpinan Redaksi Mata Aktual News, Merry Witrayeni Mursal, menilai kondisi ini sebagai bentuk kelalaian yang tidak boleh dibiarkan.
“Ini bukan sekadar bangunan rusak. Ini soal nyawa dan masa depan anak-anak. Jangan tunggu runtuh total baru bertindak,” tegasnya.
Siswa kelas IX kini menghadapi tekanan ganda ujian nasional di depan mata, keselamatan di ruang belajar dipertanyakan. Kondisi ini menjadi ironi di tengah gencarnya dorongan peningkatan mutu pendidikan.
Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Agam segera turun tangan tanpa alasan. Perbaikan darurat harus menjadi prioritas sebelum situasi berubah menjadi tragedi.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait langkah penanganan yang akan dilakukan.
Reporter: Rahmat
Editor: Redaksi Mata Aktual News








