LPMAK Dorong LKPP Perkuat Akses UMKM di Pengadaan Pemerintah: Perpres 48/2025 Bawa Harapan Baru

- Jurnalis

Kamis, 29 Mei 2025 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mata Aktual News– Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 48 Tahun 2025 membuka peluang besar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berpartisipasi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Meskipun demikian, tantangan masih ada dan membutuhkan kolaborasi aktif dari berbagai pihak.

Hal ini menjadi fokus utama diskusi “Tantangan UMKM dalam Pengadaan Barang/Jasa” yang diselenggarakan Lembaga Pendidikan Masyarakat Anti Korupsi (LPMAK) pada 28 Mei 2025 di Jakarta.

Ketua Umum LPMAK, Imam Nurcahya, menekankan pentingnya sinergi pemerintah, lembaga terkait, dan UMKM untuk memaksimalkan peluang yang ada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diskusi tersebut menghadirkan perwakilan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Dinas UMKM Provinsi Jakarta. Ivana dari LKPP menjelaskan komitmen LKPP dalam memfasilitasi akses UMKM ke lelang pemerintah melalui platform daring yang transparan. LKPP juga siap membantu UMKM memperoleh sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), salah satu syarat penting dalam pengadaan pemerintah.

Namun, Ketua Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Hasan Basri SH, menyoroti perlunya peningkatan sosialisasi, terutama di tingkat akar rumput seperti pasar tradisional. Banyak UMKM yang belum berani mengikuti lelang, dan proyek besar masih didominasi oleh pemain lama. Hasan menekankan pentingnya pemerataan kesempatan dalam pemerintahan baru. “Katanya,

Menanggapi hal tersebut, Alfa Tegar dari Dinas PPKUMKM Provinsi DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan UMKM. Pemerintah Provinsi Jakarta aktif membina pelaku usaha mikro melalui program “Jakarta Entrepreneur,” yang memberikan informasi, meningkatkan kualitas barang/jasa, dan membantu sertifikasi TKDN.”jelasnya,

Diskusi yang diinisiasi LPMAK diharapkan menjadi wadah komunikasi efektif antara pemerintah, lembaga pendukung, dan UMKM. Sinergi yang kuat akan mewujudkan harapan baru bagi UMKM dalam pengadaan pemerintah, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan merata di Indonesia. Perpres 48/2025 menjadi titik awal yang menjanjikan, namun keberhasilannya bergantung pada komitmen dan kerja sama semua pihak.

Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Merry WM

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dorong Hilirisasi Gaharu Nusantara, Almeri Oud Kembangkan Wewangian untuk Pasar Global
Api Era EV Makin Buas, Afo Lim Gebrak Teknologi Aerogel Buat Jinakkan Si Jago Merah
Api Makin Ganas di Era EV, FOSS Group Munculkan Teknologi Aerogel
GMA Product, Dari Motor Harian hingga Hobi Modifikasi: Aksesori Berkualitas dengan Harga Bersahabat
Empat Jagoan Baru Respiro Hadir Di IMHAX 2026 Jakarta, Tampil Ekslusif, Elegan Dan Berkarakter
Legenda Durian Engkong Jonggol, Dari Bogor Timur Menembus Penjuru Jawa Barat
Peleburan Aluminium di Desa Jadi Sorotan, Pemilik Klaim Berizin, Kades Membantah
Rover Outdoor Indonesia, Gebrak Pasar Outdoor Lewat Jalur Gerakan Pramuka
Berita ini 59 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Dorong Hilirisasi Gaharu Nusantara, Almeri Oud Kembangkan Wewangian untuk Pasar Global

Minggu, 20 September 2026 - 00:01 WIB

Api Era EV Makin Buas, Afo Lim Gebrak Teknologi Aerogel Buat Jinakkan Si Jago Merah

Sabtu, 19 September 2026 - 20:36 WIB

Api Makin Ganas di Era EV, FOSS Group Munculkan Teknologi Aerogel

Senin, 7 September 2026 - 08:42 WIB

GMA Product, Dari Motor Harian hingga Hobi Modifikasi: Aksesori Berkualitas dengan Harga Bersahabat

Minggu, 6 September 2026 - 20:37 WIB

Empat Jagoan Baru Respiro Hadir Di IMHAX 2026 Jakarta, Tampil Ekslusif, Elegan Dan Berkarakter

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights