Kisah Seorang Jurnalis: Mohammad Sofyan Sang Pejuang Berita

- Jurnalis

Kamis, 3 Juli 2025 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Judul: Pena Sang Pejuang Berita
Edisi: Cerpen | M. Sofyan
Editor: Merry WM

Mata Aktual News– M. Sofyan menatap layar ponsel yang dipenuhi draf berita. Sejak pagi, jemarinya tak henti menari di atas layar, menuliskan fakta demi fakta. Tangannya boleh lelah, tapi semangat di dadanya tak pernah surut. Baginya, menjadi jurnalis bukan sekadar profesi—ini adalah panggilan jiwa.

Hari itu, matahari membakar langit Jakarta. Jalanan padat, klakson bersahutan, udara pengap. Namun Sofyan tetap melangkah mantap menyusuri gang sempit demi bertemu narasumber. Tak peduli panas, hujan, atau jalan becek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau bukan kita yang turun, siapa lagi?” begitu ia selalu meyakinkan diri.

Sore itu, ia meliput kisah pilu para pedagang kecil yang digusur tanpa kejelasan. Wajah-wajah lelah dan penuh tanya menghiasi kamera ponselnya. Meski peluh membasahi dahi, semangatnya justru makin menyala. Dalam hati ia bergumam:

“Aku bukan siapa-siapa. Tapi lewat tulisanku, mungkin suara mereka bisa didengar.”

Ancaman kerap datang. Pesan gelap, telepon misterius, bahkan tatapan sinis dari pihak-pihak yang terusik. Tapi Sofyan tak gentar. Ia percaya, jurnalis sejati harus berdiri bersama rakyat—bukan tunduk pada kuasa atau kepentingan.

Di tengah badai kesulitan, satu prinsip yang selalu ia genggam erat:

“Jurnalis boleh lelah, tapi jangan pernah menyerah.”

Begitulah kehidupan M. Sofyan, jurnalis dari Mata Aktual News.com yang menulis dengan nyali, bekerja dengan nurani, dan berjuang demi suara kebenaran. Pena di tangannya bukan sekadar alat tulis—itu senjata untuk melawan kebohongan.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lebaran Betawi 2026 Jadi Perekat Warga, Pramono: Jangan Sampai Jakarta Kehilangan Jati Diri
DLH Jatinegara Pastikan Sampah Terkendali, Pengangkutan Dilakukan Tiga Shift
Khofifah Salurkan 1.500 Paket Lebaran dari Jusuf Kalla di Pengadegan, Warga Sekitar Diprioritaskan
Resmi Terpilih! Faza Maulida Nahkodai Fatayat NU Jakarta Timur 2025–2030
Ketua Siskommas Jatinegara Sambangi Sesepuh, Perkuat Soliditas dan Jaga Marwah Organisasi
RPTRA Cibesut Rayakan Satu Dekade, Pengelola Soroti Kebutuhan Peremajaan Fasilitas
BMKG: Kemarau 2026 Lebih Awal, JATA Dorong Antisipasi Ketersediaan Air Bersih
Pria Misterius Tewas Terserempet Kereta di Kayu Manis Jatinegara, Warga Geger
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 17:54 WIB

Lebaran Betawi 2026 Jadi Perekat Warga, Pramono: Jangan Sampai Jakarta Kehilangan Jati Diri

Selasa, 7 April 2026 - 14:49 WIB

Khofifah Salurkan 1.500 Paket Lebaran dari Jusuf Kalla di Pengadegan, Warga Sekitar Diprioritaskan

Selasa, 7 April 2026 - 13:20 WIB

Resmi Terpilih! Faza Maulida Nahkodai Fatayat NU Jakarta Timur 2025–2030

Rabu, 1 April 2026 - 19:09 WIB

Ketua Siskommas Jatinegara Sambangi Sesepuh, Perkuat Soliditas dan Jaga Marwah Organisasi

Senin, 30 Maret 2026 - 18:56 WIB

RPTRA Cibesut Rayakan Satu Dekade, Pengelola Soroti Kebutuhan Peremajaan Fasilitas

Berita Terbaru

HUKUM

Dua Tahun Mandek, Keadilan Wartawan Terabaikan

Minggu, 12 Apr 2026 - 14:44 WIB

Verified by MonsterInsights