Kasus Keracunan di Lubuk Basung Meluas, Puluhan Siswa dan Guru dari Sejumlah Sekolah Jadi Korban

- Jurnalis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 01:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Basung, Mata Aktual News – Kasus dugaan keracunan makanan di wilayah Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terus meluas. Data terbaru dari Dinas Kesehatan Kabupaten Agam mencatat sedikitnya 12 sekolah terdampak, dengan jumlah korban mencapai puluhan orang terdiri dari siswa, guru, hingga anggota keluarga.

Hingga Kamis (2/10/2025), laporan resmi menyebutkan rincian korban sebagai berikut:

SDN 22: 2 siswa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SDN 09: 3 siswa

TK Humaira: 5 siswa

SD Muhammadiyah Kampung Tangah: 3 guru, 2 anak guru, 2 siswa

SDN 56 Sikabu: 15 siswa (data sementara)

SDN 20: 1 siswa, 1 guru

SDN 49: 7 siswa

SDN 04 Sikabu: 1 siswa dan 2 anggota keluarga siswa (karena makanan dibawa pulang)

SDM Batu Hampar: 1 guru dan 3 siswa (1 dirawat di RSUD, 1 di Puskesmas Manggopoh, sisanya di rumah)

SDN 62: 3 siswa, 1 guru

MTsM Kampung Tangah: 1 siswa

SDN 18 Balai Satu: 3 siswa

Dengan demikian, jumlah korban yang terdata sementara dari berbagai sekolah dan lembaga pendidikan mencapai lebih dari 50 orang, dan diperkirakan masih bisa bertambah seiring proses pendataan lapangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam menegaskan bahwa pihaknya bersama tim medis telah melakukan pengambilan sampel makanan dan cairan lambung korban untuk diuji di laboratorium. “Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium agar penyebab keracunan ini bisa dipastikan. Saat ini penanganan darurat terus dilakukan di rumah sakit maupun puskesmas,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga telah membuka posko pengaduan serta pemantauan di beberapa titik untuk menampung laporan masyarakat. Warga diminta segera membawa anggota keluarga yang menunjukkan gejala keracunan seperti mual, muntah, atau pusing ke fasilitas kesehatan terdekat.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius, mengingat mayoritas korban adalah anak-anak sekolah. Pemerintah Kabupaten Agam bersama aparat terkait berkomitmen melakukan langkah cepat, termasuk melacak sumber makanan yang diduga menjadi pemicu keracunan massal.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Rumah Warga di Jorong Sago Manggopoh, Tiga Unit Mobil Damkar Dikerahkan
HSN 2026 di Teluknaga-Kosambi: Santri Didorong Jadi Garda Kebangsaan Menuju Indonesia Emas
Di Hari HUT TNI ke-81, PP AMPG Serukan Perdamaian ASEAN dari Kamboja
Gedung Direvitalisasi, Bendera Merah Putih Lusuh, Papan Proyek Tidak Ada?
Bikin Bangga! SDN 32 Sungai Jaring Sabet Juara Umum Lomba Pramuka Gugus II
Manggopoh Geger! Truk Tangki CPO Mundur, Dua Mobil dan Dua Rumah Warga Disikat
Satu-Satunya PKBM DI Garut Yang Menyelenggarakan Secara Pribadi Kegiatan Wisuda dan Perpisahan
Yunimar Keluhkan Lambannya Penanganan Dugaan Pencurian Sawit di Agam
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:43 WIB

Kebakaran Rumah Warga di Jorong Sago Manggopoh, Tiga Unit Mobil Damkar Dikerahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:01 WIB

HSN 2026 di Teluknaga-Kosambi: Santri Didorong Jadi Garda Kebangsaan Menuju Indonesia Emas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Di Hari HUT TNI ke-81, PP AMPG Serukan Perdamaian ASEAN dari Kamboja

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Gedung Direvitalisasi, Bendera Merah Putih Lusuh, Papan Proyek Tidak Ada?

Minggu, 27 September 2026 - 22:15 WIB

Bikin Bangga! SDN 32 Sungai Jaring Sabet Juara Umum Lomba Pramuka Gugus II

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights