TANGERANG, Mata Aktual News– Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah “mengetok palu” soal peran perempuan dalam demokrasi. Pesannya tegas: perempuan tak boleh lagi sekadar hadir atau jadi pelengkap. Saatnya turun gunung, bersuara, dan ikut menentukan arah kebijakan publik.

Pernyataan itu disampaikan Intan saat membuka Sosialisasi Peningkatan Peran Wanita dalam Partisipasi Demokrasi yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tangerang di Qubika Boutique Hotel, Gading Serpong, Kamis (5/2/2026).
“Demokrasi bukan hanya soal suara yang dihitung, tapi suara yang didengar. Perempuan adalah penjaga nurani. Kalau perempuan ikut terlibat aktif, kebijakan yang lahir tidak hanya kuat secara hukum, tapi juga adil dan manusiawi,” tegas Intan di hadapan peserta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, selama ini ruang politik masih kerap didominasi laki-laki, sementara perempuan sering ditempatkan sebagai pendukung. Padahal, perempuan memiliki kapasitas, integritas, dan kecerdasan untuk berada di posisi strategis, baik di pemerintahan maupun partai politik.
Intan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus membuka ruang partisipasi dan meningkatkan kapasitas perempuan. Namun ia mengingatkan, perubahan tidak akan datang tanpa keberanian perempuan untuk percaya pada dirinya sendiri.
“Bersuaralah dengan santun, berpikir kritis, dan bertindak dengan integritas. Perempuan layak berada di ruang pengambilan keputusan bukan karena belas kasih, tetapi karena kemampuan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan sosialisasi ini tidak berhenti pada seremonial, tetapi menjadi titik awal lahirnya perempuan-perempuan yang berani tampil, kritis, dan konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Tangerang, Agus Suryana, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan meningkatkan literasi politik perempuan agar memahami sistem politik dan proses demokrasi di Indonesia.
“Pesertanya terdiri dari kader perempuan partai politik dan mahasiswi dari sejumlah perguruan tinggi di Kabupaten Tangerang,” kata Agus.
Melalui kegiatan ini, diharapkan partisipasi perempuan dalam demokrasi semakin menguat dan mendorong terwujudnya kebijakan publik yang lebih adil, inklusif, dan berpihak pada rakyat.
Reporter: Alex Didi
Editor: Redpel







