Gubernur Banten Pastikan Warga Miskin Tetap Dapat Layanan Kesehatan, Aktivis Nilai Masih Sekadar Retorika

- Jurnalis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK, Mata Aktual News — Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa masyarakat tidak mampu yang masuk dalam kategori Desil 1 hingga Desil 7 tetap berhak mendapatkan jaminan pembiayaan layanan kesehatan di seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Andra memastikan pembiayaan layanan kesehatan bagi masyarakat miskin dapat dilakukan melalui Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) maupun BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai langsung oleh APBD Provinsi Banten.

Kebijakan ini disampaikan Gubernur saat menanggapi aspirasi masyarakat Kecamatan Malingping terkait kendala penggunaan layanan kesehatan menggunakan SKTM dan BPJS-PBI, akibat klasifikasi data DTSEN yang menempatkan sebagian warga pada Desil 6–10. Aspirasi tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Gubernur ke RSUD Malingping, Kabupaten Lebak, Rabu (29/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tugas kita adalah melayani. Rumah sakit ini dibangun untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kalau ada yang sakit dan belum punya BPJS, tetap kita layani terlebih dahulu tanpa menunggu kelengkapan administrasi,” tegas Andra Soni.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga meninjau langsung kondisi pelayanan RSUD Malingping serta berdialog dengan pasien dan keluarga. Beberapa warga menyampaikan apresiasi atas keramahan tenaga kesehatan, namun berharap pemerintah menambah fasilitas tempat tidur karena kerap penuh saat jumlah pasien meningkat.

Aktivis Nilai Pernyataan Gubernur Belum Menyentuh Akar Masalah

Di sisi lain, Ketua Umum Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia, Agung Nugroho, menilai pernyataan Gubernur Banten tersebut masih bersifat retorika populis. Menurutnya, persoalan utama pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin terletak pada lemahnya sistem validasi data Desil serta belum jelasnya mekanisme pendanaan antara Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan pihak rumah sakit.

“Kalau Pemprov Banten serius menjamin layanan kesehatan bagi masyarakat miskin, jangan berhenti di instruksi moral. Bentuk tim audit data, perbaiki mekanisme SKTM, dan pastikan alokasi APBD benar-benar menutup beban rumah sakit. Tanpa langkah itu, janji pelayanan tanpa hambatan hanya akan jadi slogan politik,” ujar Agung Nugroho saat dihubungi melalui WhatsApp, Kamis (30/10/2025).

Kritik ini menjadi catatan penting bagi Pemprov Banten untuk memastikan kebijakan pelayanan kesehatan benar-benar menyentuh masyarakat bawah dan tidak terjebak dalam tumpang tindih data maupun kendala birokrasi.

Reporter: Dian Pramudja
Editor: Anandra

“Catatan Redaksi: Komitmen Tanpa Sistem Adalah Janji di Udara”?

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PMI DKI Jakarta Resmikan Gedung Baru, Gubernur Pramono Dan Jusup Kalla Turut Hadir
HIV/AIDS Tak Bisa Ditangani Sendirian, Karisma Gebrak Kolaborasi Lintas Sektor di Jakarta Pusat
HUT ke-64 Sumber Waras, Bazar Gratis Bikin Warga Sumringah! 36 Tenan Berbagai Sembako hingga Hiburan
Ratusan Butir Obat Keras Ilegal Disita, Dua Pengedar Diciduk di Kosambi
Ibu Hamil Kehilangan Janin, Rekan Indonesia Desak Evaluasi Total Layanan Darurat Ibu dan Anak
Pasien Keluhkan RS Uni Medika: Kamar Ada Tapi Tak Kunjung Diberikan, Urusan Administrasi Bikin Geram
RS Pakuhaji Rayakan HUT ke-8, Teguhkan Komitmen “Tumbuh Bersama Melayani dengan Ikhlas”
Sixfeo Football Warnai HUT ke-8 RSUD Pakuhaji, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Berita ini 163 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:23 WIB

PMI DKI Jakarta Resmikan Gedung Baru, Gubernur Pramono Dan Jusup Kalla Turut Hadir

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:36 WIB

HIV/AIDS Tak Bisa Ditangani Sendirian, Karisma Gebrak Kolaborasi Lintas Sektor di Jakarta Pusat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:53 WIB

HUT ke-64 Sumber Waras, Bazar Gratis Bikin Warga Sumringah! 36 Tenan Berbagai Sembako hingga Hiburan

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:38 WIB

Ratusan Butir Obat Keras Ilegal Disita, Dua Pengedar Diciduk di Kosambi

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:25 WIB

Ibu Hamil Kehilangan Janin, Rekan Indonesia Desak Evaluasi Total Layanan Darurat Ibu dan Anak

Berita Terbaru

Jakarta

Kopdar SWI Jaya: Solidkan Barisan, Siapkan Program Gebrakan

Minggu, 20 Sep 2026 - 12:30 WIB

Verified by MonsterInsights