Bangka, Mata Aktual News — Musibah laut kembali terjadi. Kapal tunda TB Kawan Kita XI milik PT MBM dilaporkan karam setelah menghantam karang dan diterpa cuaca buruk di perairan selat Bangka dekat pulau beliu subuh. Dari total 10 anak buah kapal (ABK) yang berada di atas kapal, 9 orang berhasil selamat, sementara 1 orang dinyatakan meninggal dunia, Minggu (26/10/2025).

Korban meninggal dunia diketahui bernama Slamet Riyadi, yang menjabat sebagai Perwira Mesin / Mualim 1 (KKM) di kapal tersebut. Berdasarkan keterangan awal, insiden terjadi akibat kombinasi antara kondisi gelombang tinggi dan jarak pandang yang terbatas, sehingga kapal kehilangan kendali dan menghantam gugusan karang.
Tim gabungan dari pihak perusahaan, Basarnas, serta aparat maritim setempat segera bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pencarian. Sembilan ABK yang selamat telah berhasil dievakuasi dan kini menjalani pemeriksaan kesehatan serta pendampingan dari perusahaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak PT MBM menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Slamet Riyadi dan memastikan akan memberikan tanggung jawab penuh serta santunan kepada keluarga korban.
“Kami sangat berduka atas kejadian ini. Perusahaan berkomitmen memberikan pendampingan kepada seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan,” ujar perwakilan PT MBM dalam keterangan resminya.
Hingga kini, otoritas terkait masih melakukan penyelidikan penyebab pasti tenggelamnya kapal TB Kawan Kita XI, serta mengevaluasi faktor keselamatan pelayaran di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda sejumlah wilayah perairan Indonesia.







