DPO Bandar Obat Keras Diciduk di Kos-kosan Tanah Abang, Ratusan Ribu Pil Disita!

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, MATA AKTUAL NEWS — Pelarian RS (38), pria yang disebut-sebut sebagai bandar besar dalam jaringan peredaran gelap obat keras daftar G, akhirnya kandas.

Tim Opsnal Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membekuk RS yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) di sebuah rumah kost kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

RS ditangkap setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat mengenai keberadaannya. Saat petugas tiba di lokasi, RS disebut tengah berada di area halaman parkir kendaraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanpa banyak basa-basi, polisi langsung mengamankan RS untuk kemudian dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penangkapan ini merupakan pengembangan kasus pengungkapan peredaran gelap obat keras yang dilakukan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada Sabtu (25/7/2026).

Dalam pengungkapan sebelumnya, polisi telah mengamankan lima orang, masing-masing berinisial K (40), AM (43), B (40), GR (25), dan RN (34).

Dari jaringan tersebut, polisi menyita ratusan ribu butir obat keras daftar G yang diduga akan diedarkan secara ilegal. Polisi juga mengamankan uang yang diduga berkaitan dengan hasil penjualan obat keras sebesar Rp140.691.000.

Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Ade Candra, S.I.K., M.Si., mengatakan RS diduga memiliki peran penting dalam jaringan tersebut.

“Saudara RS (38) berperan sebagai bandar besar terkait dengan peredaran ilegal obat keras di wilayah Kecamatan Tanah Abang,” ujar Ade Candra.

Menurutnya, penangkapan RS merupakan hasil pengembangan penyidikan terhadap kasus yang sebelumnya telah diungkap jajarannya.

Dengan tertangkapnya RS, total enam tersangka dalam perkara tersebut kini telah diamankan polisi.

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pun mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan ruang bagi peredaran gelap maupun penyalahgunaan obat-obatan berbahaya dan narkoba di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Seluruh tersangka dan barang bukti kini telah dibawa ke kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.

Reporter: Deni M
Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Teluknaga Bongkar Dugaan Lapak Obat Keras di Kosambi, Rp2,7 Juta Disita
Parkiran RS Siloam Dibobol Curanmor, Polsek Kelapa Dua Buru Pelaku yang Kabur
Korban Curas Driver Maxim Alami 22 Jahitan, Polsek Jatiuwung Tangkap Terduga Pelaku di Bogor
Polresta Tangerang Bongkar Tiga Lokasi Produksi Narkotika Sintetis
Residivis Curanmor Dibekuk di Teluknaga, 2 Motor dan Kunci T Disita!
Penindakan Narkotika di Kelapa Dua: Polisi Amankan 120 Catridge Liquid Fox yang Diduga Mengandung Etomidate
Cegah Tawuran Pelajar, Wakapolres Metro Tangerang Kota Ingatkan Bahaya Provokasi di Medsos
Polresta Tangerang Gelar Operasi Patuh Maung 2026, Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Polsek Teluknaga Bongkar Dugaan Lapak Obat Keras di Kosambi, Rp2,7 Juta Disita

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Parkiran RS Siloam Dibobol Curanmor, Polsek Kelapa Dua Buru Pelaku yang Kabur

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Korban Curas Driver Maxim Alami 22 Jahitan, Polsek Jatiuwung Tangkap Terduga Pelaku di Bogor

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Polresta Tangerang Bongkar Tiga Lokasi Produksi Narkotika Sintetis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Residivis Curanmor Dibekuk di Teluknaga, 2 Motor dan Kunci T Disita!

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights