Polda Metro Luruskan Soal Rekening Donasi Demo 27 Agustus, Saldo Rp80,9 Juta Hanya Ditunda

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mata Aktual News — Polda Metro Jaya membenarkan adanya permintaan penundaan transaksi terhadap rekening milik warga Pati, Jawa Tengah, yang disebut berisi dana donasi untuk aksi demonstrasi pada 27 Agustus 2026 di Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan, langkah yang dilakukan penyidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening secara permanen, melainkan penundaan transaksi untuk kepentingan penyelidikan.

“Di sini kami luruskan ya, bahwa surat yang diajukan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya itu tentang penundaan transaksi,” kata Budi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (24/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Budi, penundaan transaksi tersebut dilakukan guna menelusuri aliran dana yang masuk ke rekening bersangkutan. Penyidik ingin memastikan sumber dan pergerakan dana yang terdapat dalam rekening tersebut.

Budi menjelaskan, penundaan transaksi berbeda dengan pemblokiran rekening. Penundaan transaksi dilakukan dalam jangka waktu relatif singkat, sedangkan pemblokiran dapat berlangsung lebih lama sesuai ketentuan yang berlaku.

“Rekening yang berada di dalam tabungan tersebut itu tidak disita. Jadi rekening tersebut tetap berada di dalam rekening pemilik,” jelasnya.

Ia menyebut proses penundaan transaksi dilakukan selama lima hari kerja. Langkah tersebut mulai berlaku setelah rekening ditindaklanjuti pada Jumat (21/8/2026).

Adapun saldo sekitar Rp80,9 juta yang berada di dalam rekening tersebut tidak hilang maupun disita. Dana itu hanya tidak dapat digunakan sementara selama proses penyelidikan berlangsung.

“Setelah lima hari kerja dari proses penyelidikan penundaan transaksi ini dikembalikan kepada si pemilik,” ujar Budi.

Polda Metro Jaya menegaskan, penundaan transaksi dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan terhadap aliran dana, bukan sebagai tindakan penyitaan terhadap rekening maupun saldo milik pemilik rekening.

Reporter: Amor
Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Teluknaga Bongkar Dugaan Lapak Obat Keras di Kosambi, Rp2,7 Juta Disita
Parkiran RS Siloam Dibobol Curanmor, Polsek Kelapa Dua Buru Pelaku yang Kabur
Korban Curas Driver Maxim Alami 22 Jahitan, Polsek Jatiuwung Tangkap Terduga Pelaku di Bogor
Polresta Tangerang Bongkar Tiga Lokasi Produksi Narkotika Sintetis
Residivis Curanmor Dibekuk di Teluknaga, 2 Motor dan Kunci T Disita!
Penindakan Narkotika di Kelapa Dua: Polisi Amankan 120 Catridge Liquid Fox yang Diduga Mengandung Etomidate
Cegah Tawuran Pelajar, Wakapolres Metro Tangerang Kota Ingatkan Bahaya Provokasi di Medsos
Polresta Tangerang Gelar Operasi Patuh Maung 2026, Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Polsek Teluknaga Bongkar Dugaan Lapak Obat Keras di Kosambi, Rp2,7 Juta Disita

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Parkiran RS Siloam Dibobol Curanmor, Polsek Kelapa Dua Buru Pelaku yang Kabur

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Korban Curas Driver Maxim Alami 22 Jahitan, Polsek Jatiuwung Tangkap Terduga Pelaku di Bogor

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Polresta Tangerang Bongkar Tiga Lokasi Produksi Narkotika Sintetis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Residivis Curanmor Dibekuk di Teluknaga, 2 Motor dan Kunci T Disita!

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights