Agam, Mata Aktual News — Kepengurusan Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Agam periode 2026–2030 resmi dikukuhkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Agam di Gedung SD Muhammadiyah Koto Malintang, Sabtu (7/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua FGM Pusat Derliana yang juga Mudir Pondok Pesantren Kauman Padang Panjang, jajaran pimpinan Muhammadiyah dan ranting, Pimpinan Daerah Aisyiyah Agam, kepala sekolah Muhammadiyah, serta para guru dari berbagai sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Agam.

Ketua FGM Agam Zulkaidir menjelaskan, pengukuhan pengurus dirangkaikan dengan Seminar Nasional sebagai bagian dari penguatan organisasi dan peningkatan kualitas sumber daya pendidikan Muhammadiyah di daerah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dari 19 sekolah di bawah pembinaan Muhammadiyah di Agam, sebanyak 15 sekolah hadir, baik unsur kepala sekolah maupun guru,” ujarnya.

Menurutnya, FGM diharapkan menjadi wadah kolaborasi antar tenaga pendidik untuk mendorong kemajuan sekolah melalui berbagai program pengembangan, mulai dari seminar, diskusi pendidikan hingga peningkatan kompetensi guru.
Sementara itu, Ketua PDM Agam Mursyidi menekankan pentingnya penguatan kelembagaan dan silaturahmi antar sekolah Muhammadiyah guna menghadapi tantangan pendidikan ke depan.
Ia berharap program yang dijalankan FGM mampu meningkatkan kualitas sekolah, mutu lulusan, hingga kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan.
“Program yang dilaksanakan bisa dalam bentuk seminar, diskusi antar sekolah, dan kegiatan lainnya demi mewujudkan kemajuan sekolah masing-masing,” katanya.
Dalam seminar nasional tersebut, Derliana menegaskan bahwa kemajuan sekolah sangat bergantung pada kepemimpinan kepala sekolah yang didukung kekompakan guru dan pegawai.
Menurutnya, peningkatan jumlah peserta didik akan berdampak langsung terhadap perkembangan lembaga pendidikan, baik dari sisi kualitas maupun kesejahteraan seluruh unsur sekolah.
Ia juga menyoroti pentingnya strategi branding sekolah sesuai potensi daerah masing-masing, seperti penguatan program tahfidz, dakwah, seni, olahraga, maupun peningkatan kualitas tenaga pendidik.
“Dengan kebersamaan, kekompakan, dan peningkatan profesionalisme guru, sekolah Muhammadiyah akan terus bergerak maju dan semakin diminati masyarakat,” ujarnya.
Reporter: Rahmat
Editor: Redaksi








