Warga Pondok Kelor Terdampak Proyek PT BBI Adukan Tuntutan ke DPRD

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | Mata Aktual News — Puluhan warga Desa Pondok Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, mendatangi DPRD Kabupaten Tangerang untuk menyampaikan delapan tuntutan terkait dugaan dampak aktivitas proyek perumahan Asthara Sky Front City yang dikerjakan oleh PT Bumi Bandara Indah, Kamis (26/2/2026).

Aduan tersebut disampaikan dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) menyusul keresahan warga atas dampak pembangunan yang dinilai menimbulkan kerusakan rumah serta gangguan lingkungan di sekitar permukiman Desa Pondok Kelor.

Warga meminta pengembang bertanggung jawab atas keretakan dinding rumah yang diduga akibat getaran alat berat saat pemancangan tiang beton. Selain itu, warga menuntut pembangunan saluran air selebar satu meter guna mencegah banjir saat musim hujan, penggunaan alat konstruksi yang lebih modern dan minim kebisingan, serta penyaluran program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk masyarakat terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu warga, Igor, menegaskan bahwa warga tidak menolak pembangunan, namun meminta pengembang mematuhi regulasi serta memperhatikan dampak lingkungan dan sosial.

“Kami tidak anti pembangunan. Tapi jangan asal membangun. Rumah warga rusak, lingkungan terganggu. Kami minta PT BBI bertanggung jawab dan merealisasikan semua tuntutan yang kami sampaikan,” ujar Igor dalam forum tersebut.

Keluhan serupa disampaikan Nanda, warga Pondok Kelor lainnya. Ia mengaku dinding rumahnya mengalami retak dan atap bergeser akibat getaran proyek.

Selain kerusakan fisik, warga juga mengeluhkan saluran air yang belum memadai sehingga rawan banjir, serta kondisi lahan proyek yang ditumbuhi semak belukar sehingga kerap memicu masuknya hewan berbisa ke permukiman.

“Dinding rumah retak, atap bergeser. Kami juga minta dibuatkan saluran air agar tidak banjir saat hujan. Area proyek juga perlu dibersihkan karena sering ada ular masuk ke rumah warga,” ungkapnya.

Menanggapi pengaduan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PDI Perjuangan, H Kholid Ismail, menegaskan pengembang harus segera menyelesaikan seluruh keluhan warga.

“Kami minta dalam waktu satu minggu sudah ada langkah penyelesaian konkret. Pengembang wajib bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan,” tegas Kholid.

Ia juga memastikan DPRD akan menggelar RDP lanjutan dengan melibatkan pihak kecamatan dan dinas teknis terkait. DPRD meminta agar pada pertemuan berikutnya dibawa dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) serta kelengkapan perizinan dan site plan proyek sebagai dasar evaluasi komprehensif.

DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan komitmennya mengawal aspirasi warga hingga persoalan kerusakan rumah dan dampak lingkungan akibat proyek tersebut memperoleh solusi yang adil dan berpihak kepada masyarakat.

Sementara itu, perwakilan PT Bumi Bandara Indah, Joko, menyampaikan komitmen perusahaan untuk melakukan perbaikan terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan. Ia mengklaim sebagian warga telah menerima bantuan biaya perbaikan dan perusahaan akan menindaklanjuti tuntutan lainnya secara bertahap.

“Kami siap memperbaiki dinding rumah warga yang retak. Sebagian sudah kami bantu biaya perbaikan. Tuntutan warga akan kami realisasikan secara bertahap sesuai kemampuan dan mekanisme perusahaan,” kata Joko.

Reporter: Dian Pramudja
Editor: Ryan Rinaldi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hidran Mati, Pabrik Styrofoam Cileungsi Terbakar! 8 Truk Ikut Jadi Arang
SIDANG TATIB NU TERTUTUP, ISU “PENGKONDISIAN” AHWA MEMANAS
APD Cuma Pajangan? Proyek TK Ash-Sholihin Garut Disorot, Pekerja Beraktivitas Tanpa Perlengkapan K3
Semarak HUT Kemerdekaan, Ikatan Pemuda Binuang Sakti Simpang Paraman Gelar Beragam Perlombaan Meriah
SINERGI KKN UCA DAN BCA SYARIAH: MENGUATKAN LITERASI KEUANGAN SYARIAH DI CIBOGO
Bendera Merah Putih Berkibar Gagah di Langit Teluknaga, Warga Rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Merasa Nama Baiknya Dicemarkan, H. Jajat Klarifikasi Soal Tudingan di TikTok Akun “Warga Kadungora”
Wakil Bupati Agam Terima Kunjungan BPS dalam Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Hidran Mati, Pabrik Styrofoam Cileungsi Terbakar! 8 Truk Ikut Jadi Arang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:54 WIB

SIDANG TATIB NU TERTUTUP, ISU “PENGKONDISIAN” AHWA MEMANAS

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:41 WIB

APD Cuma Pajangan? Proyek TK Ash-Sholihin Garut Disorot, Pekerja Beraktivitas Tanpa Perlengkapan K3

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Semarak HUT Kemerdekaan, Ikatan Pemuda Binuang Sakti Simpang Paraman Gelar Beragam Perlombaan Meriah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:19 WIB

SINERGI KKN UCA DAN BCA SYARIAH: MENGUATKAN LITERASI KEUANGAN SYARIAH DI CIBOGO

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights