TANGERANG — Mata Aktual News
Jalan rusak tak bisa ditunggu. Ancaman kecelakaan sudah di depan mata. Kondisi itulah yang mendorong Satlantas Polresta Tangerang turun langsung menambal jalan berlubang di Jalan Raya Serang Km 24, Kecamatan Balaraja, Rabu (21/1/2026).
Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang dalam beberapa waktu terakhir membuat lubang-lubang jalan berubah menjadi perangkap maut.
Genangan air menutup kerusakan aspal, membuat pengendara terutama roda dua rawan terjatuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasat Lantas Polresta Tangerang AKP Zaeni Aji Bakhtiar memimpin langsung perbaikan darurat tersebut. Ia menegaskan, langkah cepat ini diambil demi keselamatan pengguna jalan.

“Lubang jalan yang tertutup air sangat berbahaya. Pengendara sering tidak menyadari, dan ini bisa berujung kecelakaan,” tegas Zaeni di lokasi.
Dengan peralatan seadanya, personel Satlantas menambal lubang menggunakan bata, paving block, dan pasir aspal. Meski bersifat sementara, langkah ini dinilai krusial untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas. Selama proses penambalan, arus kendaraan terpantau ramai namun tetap lancar berkat pengaturan petugas.
Zaeni menegaskan, aksi cepat ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, yang meminta seluruh jajaran sigap dan hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat.
“Curah hujan tinggi mempercepat kerusakan jalan. Kami lakukan penanganan darurat agar risiko kecelakaan bisa diminimalkan sambil menunggu perbaikan permanen dari instansi terkait,” ujarnya.
Respons cepat kepolisian tersebut mendapat apresiasi dari Aktivis Publik Merry Witrayeni Mursal, Pimpinan Redaksi Mata Aktual News.

Namun, ia mengingatkan bahwa penanganan darurat tidak boleh menjadi solusi berulang tanpa perbaikan menyeluruh.
“Kami mengapresiasi langkah cepat Satlantas Polresta Tangerang yang turun langsung ke lapangan. Ini bentuk kehadiran negara dalam situasi darurat.
Tapi pemerintah daerah dan instansi terkait juga harus segera bertindak. Jangan sampai polisi terus menambal jalan yang seharusnya menjadi tanggung jawab perawatan rutin,” tegas Merry.
Menurutnya, jalan berlubang bukan sekadar persoalan infrastruktur, tetapi menyangkut keselamatan publik. Ia mendorong adanya evaluasi serius terhadap kualitas pembangunan dan pemeliharaan jalan, terutama di jalur padat seperti Jalan Raya Serang.
“Keselamatan warga tidak boleh dikorbankan karena kelalaian. Perbaikan permanen harus dipercepat agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan,” ujarnya.
Satlantas Polresta Tangerang pun mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi ruas jalan rawan, khususnya saat hujan.
Reporter: Dian Pramudja
Editor: Anandra







