BOGOR | Mata Aktual News — Bupati Bogor Rudi Susmanto meluruskan informasi yang beredar luas di masyarakat terkait dugaan ledakan di area PT Aneka Tambang (Antam), wilayah Hantam, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Ia menegaskan bahwa hasil pengecekan dan koordinasi lintas instansi memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun pekerja yang terjebak dalam peristiwa tersebut.
Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Bupati Bogor bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) langsung melakukan peninjauan lapangan dan menggelar rapat koordinasi di Koramil Nanggung, yang melibatkan Forkopimcam, aparat keamanan, serta pihak terkait.
“Kami hadir untuk memastikan langsung kebenaran informasi yang berkembang di masyarakat. Prinsip utama kami adalah keselamatan warga,” ujar Rudi Susmanto kepada awak media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan lubang mengeluarkan asap, Rudi menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan resmi PT Antam, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Pada saat itu, tidak ada aktivitas operasional penambangan yang berlangsung di lokasi.
Bupati Bogor juga meluruskan isu yang menyebutkan adanya 700 orang korban terjebak. Menurutnya, informasi tersebut merupakan kesalahpahaman yang berkembang di masyarakat.
“Yang dimaksud bukan 700 orang, melainkan level 700 di area tambang. Setelah diverifikasi, tidak ditemukan adanya korban maupun aktivitas penambangan saat kejadian,” tegasnya.
Meski situasi dinyatakan aman dan terkendali, Pemerintah Kabupaten Bogor tetap menyiagakan unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemadam Kebakaran, serta tim kesehatan sebagai langkah antisipasi menyusul laporan awal yang sempat menimbulkan kekhawatiran publik.
Rudi Susmanto mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan mengedepankan klarifikasi dari sumber resmi guna mencegah kepanikan.
“Pemerintah daerah akan terus hadir, sigap, dan transparan dalam memastikan keamanan serta menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: M. Rojai
Editor: Anandra







