Upah 2026 Dipersoalkan, Buruh Transjakarta Gelar Aksi ke Istana Negara

- Jurnalis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Mata Aktual News — Sejumlah buruh PT Transjakarta yang tergabung dalam Serikat Pekerja Dirgantara Digital dan Transportasi (PUK SPDT–FSPMI) menggelar aksi unjuk rasa dengan berjalan menuju Istana Negara, Jumat (19/12/2025).

Aksi tersebut dilakukan untuk menyuarakan tuntutan kenaikan upah tahun 2026 serta penolakan terhadap Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang dinilai merugikan pekerja.

Aksi dimulai dari Kantor PT Transjakarta di Jalan Mayjen Sutoyo, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur. Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga sekitar pukul 09.29 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar 29 peserta aksi diberangkatkan menggunakan 15 unit kendaraan roda dua menuju Istana Negara. Aksi ini dipimpin oleh Koordinator Lapangan (Korlap) Indra Kurniawan.

Dalam orasinya, PUK SPDT–FSPMI menyampaikan dua tuntutan utama kepada pemerintah pusat. Pertama, mereka meminta kenaikan Upah Minimum tahun 2026 sebesar 8,5 hingga 10,5 persen. Kedua, mereka menyatakan penolakan terhadap RPP yang dinilai berpotensi melemahkan perlindungan serta hak-hak pekerja.

Peserta aksi tampak mengenakan atribut serikat pekerja FSPMI dan Partai Buruh, serta membawa bendera PUK SPDT–FSPMI dan atribut Garda Metal. Adapun rute aksi meliputi Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang Interchange, Jalan DI Panjaitan, kawasan Monas, hingga berakhir di Istana Negara.

Sebelum keberangkatan, aparat kepolisian melakukan koordinasi dengan koordinator lapangan guna memastikan aksi berjalan tertib dan aman. Peserta aksi juga diimbau untuk mematuhi peraturan lalu lintas serta menjaga situasi tetap kondusif.

Sekitar pukul 08.51 WIB, koordinator lapangan memimpin briefing internal kepada peserta. Selanjutnya, pada pukul 09.29 WIB, massa secara resmi bergerak meninggalkan Kantor PT Transjakarta menuju Istana Negara. Hingga keberangkatan, situasi terpantau aman dan terkendali.

Aksi ini merupakan bagian dari upaya buruh untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah terkait kebijakan pengupahan dan regulasi ketenagakerjaan yang dinilai krusial bagi kesejahteraan pekerja di masa mendatang.

Reporter: Arman
Editor: Anandra

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rajin Upload Belum Tentu Berprestasi! Syahrudin Akbar Sentil Pejabat yang Alergi Kritik Pers
Rekan Indonesia Sentil Bulan Dana PMI: Zakat Bukan Dalih Paksa Warga Menyumbang!
Abnon Jakarta Disorot, Dailami Firdaus Dorong Revisi Pergub: Unsur Betawi Diminta Lebih Dominan
Bulan Dana PMI di Jakarta Disorot, Rekan Indonesia Ingatkan Beban Ganda Warga
Diduga Area Taman Disulap Menjadi Proyek BUMD, Pemanfaatan Lahan Jadi Sorotan
MADAS Nusantara dan Jumat Berkah Wartawan Tebar 600 Nasi Kotak di Cilincing
Pengelolaan Perpustakaan HB Jassin Dapat Sorotan DPRD
Krisis Air Baku Mengintai, PAM Jaya Diminta Jangan Cuma Andalkan Satu Keran
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Rajin Upload Belum Tentu Berprestasi! Syahrudin Akbar Sentil Pejabat yang Alergi Kritik Pers

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Rekan Indonesia Sentil Bulan Dana PMI: Zakat Bukan Dalih Paksa Warga Menyumbang!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Abnon Jakarta Disorot, Dailami Firdaus Dorong Revisi Pergub: Unsur Betawi Diminta Lebih Dominan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Bulan Dana PMI di Jakarta Disorot, Rekan Indonesia Ingatkan Beban Ganda Warga

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Diduga Area Taman Disulap Menjadi Proyek BUMD, Pemanfaatan Lahan Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights