Tangerang | Mata Aktual News — Semangat gotong royong kembali menguat di Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Ratusan warga turun langsung membersihkan lingkungan dalam kegiatan kerja bakti bersama yang digelar pada Minggu pagi (14/12/2025), sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas banjir.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Kampung Melayu Barat, Subur Maryono, yang juga menjabat sebagai Ketua APDESI Kecamatan Teluknaga. Kehadiran kepala desa yang membaur dan bekerja bersama warga menjadi simbol kepemimpinan yang humanis dan dekat dengan masyarakat.
“Gotong royong ini merupakan tradisi lama yang harus terus dijaga. Selain efektif mempererat hubungan antara pemimpin dan warga, kegiatan ini juga memperkuat kerukunan sosial serta kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Subur Maryono di sela kegiatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Fokus utama gotong royong kali ini adalah membersihkan Kali Jaya, yang dipenuhi sampah plastik dan tanaman liar, khususnya eceng gondok, yang selama ini menghambat aliran air dan menjadi salah satu penyebab banjir tahunan di desa tersebut. Dengan peralatan sederhana milik warga seperti ember, sekop, tali, hingga alat pengait warga bahu-membahu membersihkan bantaran dan aliran kali.
“Kami membersihkan Kali Jaya dengan penuh semangat dan rasa kebersamaan. Meski melelahkan, suasana gotong royong membuat semuanya terasa ringan,” tambah Subur Maryono.
Salah seorang warga, Anton (31), mengaku terkejut melihat kondisi kali yang dipenuhi sampah dan tanaman liar. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi faktor utama tersendatnya aliran air.
“Kalau dibiarkan, banjir pasti terus terjadi tiap tahun. Karena itu kami antusias ikut gotong royong. Rasanya puas bisa berkontribusi langsung bersama warga dan kepala desa,” ungkap Anton.
Senada, Ketua RT 004/005, Siti Nurhaliza, menjelaskan bahwa Kali Jaya merupakan salah satu titik rawan banjir di Desa Kampung Melayu Barat. Pertumbuhan tanaman liar dan penumpukan sampah kerap membuat aliran air tersumbat.
“Kegiatan ini difokuskan untuk membersihkan sampah dan tanaman liar agar aliran air kembali lancar. Harapannya, risiko banjir di desa dapat diminimalkan,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Kampung Melayu Barat berharap budaya gotong royong tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi terus hidup sebagai bagian dari solusi bersama dalam menjaga lingkungan dan ketahanan desa.
Penulis: Alex Didi
Editor: Akmal Aoulia







