Jakarta, Mata Aktual News — Peringatan Hari Pers Sedunia 2026 menjadi momentum penting bagi insan pers Indonesia. Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) mendapat apresiasi internasional dari World Press Organization (WPO) melalui Wakil Presiden Zona Eropa, Dr. Rabit Sadiku.
Minggu (3/5/2026).

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan secara virtual dari London, Dr. Rabit Sadiku menyampaikan ucapan selamat atas suksesnya penyelenggaraan peringatan Hari Pers Sedunia oleh FWJI.

Ia menilai FWJI telah menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga marwah profesi jurnalis di tengah tantangan global, termasuk maraknya disinformasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jurnalisme bukan sekadar menyampaikan berita, tetapi bagian dari misi kemanusiaan. Kebebasan pers harus diwujudkan melalui keberanian menyampaikan kebenaran dengan tetap menjunjung tinggi etika,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa di era saat ini, peran media semakin strategis sebagai jembatan perdamaian antarbangsa. Informasi yang akurat dan berimbang dinilai mampu meredam konflik serta memperkuat harmoni global.
Sementara itu, Bendahara Umum FWJI, Tri Wulansari, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh WPO dan jaringan organisasi pers internasional.
“Kami merasa terhormat atas pengakuan ini. Dukungan internasional menjadi motivasi bagi FWJI untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kontribusi dalam dunia pers,” ujarnya di Jakarta.
Apresiasi juga datang dari Pemimpin Redaksi Mata Aktual News, Merry Witrayeni Mursal, yang menilai pengakuan internasional ini sebagai capaian positif bagi organisasi pers di Indonesia.

“Apresiasi dari WPO menjadi bukti bahwa FWJI mampu menunjukkan eksistensi dan kontribusi nyata dalam menjaga kualitas jurnalisme. Ini harus menjadi pemacu bagi seluruh insan pers untuk terus menjunjung tinggi kode etik dan profesionalisme,” ungkapnya.
FWJI berharap sinergi dengan organisasi pers dunia dapat terus diperkuat guna mendorong kemerdekaan pers yang bertanggung jawab serta peningkatan kualitas jurnalisme di Indonesia.
Apresiasi dari WPO Zona Eropa ini menjadi indikator bahwa keberadaan FWJI kian diakui di tingkat global. Kolaborasi lintas negara diharapkan mampu memperkuat peran jurnalis dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan beretika, sesuai prinsip kode etik jurnalistik.
Reporter: Amor
Editor: Redaksi








