Turap Gagal, Warga Cipinang Besar Utara Terendam Banjir

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Timur | Mata Aktual News – Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta Timur kembali membawa duka bagi warga Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara. Genangan air setinggi lutut orang dewasa merendam puluhan rumah di RT 06, 07, dan 03 RW 014 pada Rabu malam.

Warga menuding penyebab banjir berasal dari proyek pembangunan turap di area SMKN 46 Jakarta Timur yang belum selesai dan mengalami longsor. Material turap yang menutupi aliran kali membuat air meluap ke pemukiman.

“Sudah tiga bulan proyek ini jalan, tapi tak kunjung selesai. Warga sudah demo dua bulan lalu, tapi tetap tidak ada perubahan. Rumah kami kebanjiran terus,” ungkap Tia, kader Jumantik RT 06, dengan nada kecewa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Tia, banjir tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan perekonomian warga.

“Pedagang kecil banyak yang rugi karena bahan makanan dan peralatan rusak. Setelah banjir, kami juga harus membersihkan lumpur tebal, sementara genangan air membuat nyamuk berkembang biak cepat. Ini mengkhawatirkan,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Cipinang Besar Utara, Agung Budi Santoso, membenarkan bahwa longsornya turap SMKN 46 menjadi faktor utama banjir kali ini.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur. Petugas sedang berupaya mempercepat perbaikan dan membersihkan sedimen yang menutup saluran,” jelasnya.

Agung mengimbau warga untuk tetap waspada dan bersabar selama proses penanganan berlangsung. “Kami juga akan meninjau langsung lokasi bersama pihak SDA untuk memastikan pekerjaan berjalan cepat dan tepat,” tambahnya.

Warga lain, Suarto, menyebut bahwa sebelumnya kawasan tersebut tidak pernah banjir separah ini.

“Dulu nggak pernah ada genangan. Setelah proyek turap ini dikerjakan, air malah makin sering naik. Kami berharap pemerintah serius menuntaskan proyek ini sebelum hujan makin deras,” ujarnya.

Pantauan Mata Aktual News di lokasi menunjukkan air masih menggenang di sejumlah rumah warga dan tempat usaha, seperti warung siomay, toko sembako, dan kios ketoprak. Warga bergotong royong membersihkan lumpur sambil berharap pemerintah segera bertindak cepat agar banjir tak kembali menghantui.

Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Redaksi Mata Aktual News.
Mata Aktual News – Aktual, Tajam, dan Terpercaya

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran di Cipinang Elok 1, Lima Orang Luka Bakar, Tiga Mobil Hangus
Muslimat NU dan BCA Salurkan Sembako untuk Warga TPU Prumpung
PBNU Berangkatkan 1.300 Peserta “Mudik Seru Bareng NU 2026” ke 59 Kota
Kyai Hasbiallah Ilyas, Tanpa Regenerasi, Kekuatan Politik Bisa Melemah
Media Center KAHMI Jaya Gelar Diskusi Literasi Media dan Bukber Ramadan
PLN Indonesia Power dan Rumah Zakat Salurkan 133 Bingkisan Lebaran bagi Lansia dan Dhuafa
Reuni Ramadhan, Eks Petugas PTSP Kecamatan Kramat Jati Gelar Buka Bersama di Condet
Siskommas Jatinegara Sahur Bareng Warga, Silaturahmi Makin Erat
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:30 WIB

Kebakaran di Cipinang Elok 1, Lima Orang Luka Bakar, Tiga Mobil Hangus

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:18 WIB

Muslimat NU dan BCA Salurkan Sembako untuk Warga TPU Prumpung

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:47 WIB

PBNU Berangkatkan 1.300 Peserta “Mudik Seru Bareng NU 2026” ke 59 Kota

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:24 WIB

Kyai Hasbiallah Ilyas, Tanpa Regenerasi, Kekuatan Politik Bisa Melemah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 03:42 WIB

Media Center KAHMI Jaya Gelar Diskusi Literasi Media dan Bukber Ramadan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights