MataAktualNews – Kali ini kita berbagi panduan tentang cara memilih dan merawat sepatu gunung agar awet digunakan dan performanya tetap optimal.
Menurut Toto Sagitario, Brand Manager OutdoorPro, ada sejumlah aspek krusial yang harus diperhatikan dalam memilih sepatu gunung:
- Jenis dan tinggi sepatu sesuai tujuan pemakaian
• Sepatu tinggi (mid / high cut) cocok untuk pendakian berhari-hari dengan beban carrier berat, karena memberikan perlindungan lebih pada pergelangan kaki.
• Sedangkan sepatu rendah (low cut) seperti Lynk Quarto lebih cocok untuk pendakian satu hari, speed hiking, atau aktivitas yang mengutamakan kecepatan dan kelincahan. - Bahan dan konstruksi – waterproof vs water repellent
• OutdoorPro memilih untuk menggunakan bahan water repellent, bukan full waterproof, terutama di iklim tropis Indonesia.
• Alasan utama: bahan full waterproof seperti Gore-Tex seringkali “mengunci” kelembapan di dalam saat suhu dalam sepatu dan luar berbeda, serta biaya produksi yang tinggi.
• Oleh karena itu, bahan water repellent dipadukan dengan desain yang bisa dicuci agar tetap bersih dan lebih awet. - Perlindungan bagian ujung dan sol
• Sepatu harus memiliki toe cap (pelindung jari depan) yang kuat agar tidak cepat rusak ketika tersandung batu atau akar.
• Sol luar harus memiliki pola tapak (tread) dan fleksibilitas yang baik agar bisa mencengkeram di berbagai kondisi. - Tali sepatu dan sistem pengikatan
• Tali yang agak tebal, berserat kasar, dan sistem pengikatan yang aman akan membantu agar tali tidak mudah terlepas di medan berat.
• Sepatu dengan lubang tali yang baik dan distribusi tali yang ergonomis akan membantu penyebaran tekanan dan kenyamanan. - Bobot dan kenyamanan insole
• Bobot ringan adalah keunggulan, asalkan tidak mengorbankan daya tahan.
• Insole (sol dalam) yang nyaman dan bisa dilepas sangat membantu kebersihan dan pergantian.
Panduan dan Cara Merawat Sepatu Gunung
Berikut adalah panduan perawatan resmi dari OutdoorPro:
A. Pembersihan setelah pemakaian
• Setelah digunakan, segera bersihkan kotoran kasar (lumpur, pasir) dengan sikat berbulu lembut atau kain.
• Bagian luar dan sol harus dibersihkan terlebih dahulu agar kotoran tidak “terbakar” selama pencucian.
B. Pencucian manual, tidak boleh memakai mesin cuci
• Karena struktur dan lem di sepatu gunung cukup sensitif, pencucian manual dianjurkan (tidak di mesin cuci).
• Gunakan sabun lembut atau cairan pembersih khusus sepatu, yang tidak mengandung bahan kimia keras. (Menurut sumber media, pemakaian bahan kimia keras dapat merusak material sepatu)
• Rendam ringan bagian yang sangat kotor, lalu sikat perlahan.
C. Lepas bagian dalam (insole) dan tali sepatu
• Insole dan tali sebaiknya dilepas dan dibersihkan terpisah.
• Sikat dan bilas insole dengan lembut, lalu anginkan hingga kering.
• Jangan biarkan bagian dalam basah terlalu lama.
D. Pengeringan yang benar
• Setelah dibilas, gunakan kain microfiber atau handuk lembut untuk menyerap kelebihan air.
• Jemur di tempat teduh atau sirkulasi udara baik — hindari sinar matahari langsung yang bisa merusak bahan.
• Beberapa media menyarankan memasukkan kertas koran atau silica gel ke dalam sepatu saat mengeringkan untuk menyerap kelembapan.
E. Pelindung permukaan dan impregnasi ulang
• Setelah sepatu benar-benar kering, aplikasi ulang semprotan pelindung air (water repellent spray) dapat membantu mempertahankan sifat repel air.
• Penggunaan pelindung sepatu secara teratur akan menjaga kemampuan sepatu menghadapi air/noda.
F. Penyimpanan & pengecekan rutin
• Simpan sepatu di tempat kering, dengan ventilasi, dan hindari tumpukan atau tekanan berat.
• Periksa jahitan, lem, dan sol secara berkala — jika menemukan bagian yang lepas atau retak, segera lakukan perbaikan ringan.
• Rotasikan sepatu jika memungkinkan agar tiap pasang memiliki waktu “istirahat” dari kelembapan.
Tips Tambahan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
• Disarankan memakainsabun cair lembut dengan pH netral, dan menghindari pemutih atau deterjen keras agar bahan sepatu tidak cepat rusak.
• Selain itu, lakukan penggunaan mode rendaman ringan (10–15 menit) pada bagian luar yang kotor, lalu sikat lembut dan bilas bersih.
• Aplikasikan pelindung air (spray) sesuai bahan sepatu, dan hindari pengeringan secara berlebihan atau langsung di bawah sinar matahari.
Dengan mengikuti panduan ini, pengguna dapat memperpanjang usia sepatu gunung mereka dan menjaga performanya tetap maksimal.
“Dari rangkaian preawatan tersebut sepatu yang kita punya akan lebih lama dan awet waktu pemakaian nya” Kata Toto Sagitario







