Respons Cepat Disdik DKI, Siswa di Cengkareng yang Sempat Dipulangkan Kini Kembali Ikuti Ujian

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | MataAktualNews.com – Respons cepat Dinas Pendidikan DKI Jakarta patut diapresiasi setelah seorang siswa sekolah dasar di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, yang sempat dipulangkan saat ujian akibat tunggakan SPP, kini kembali dapat mengikuti ujian seperti sediakala.

Siswa tersebut berinisial M. Rizki Pratama, murid SDI Al Mukhlishin. Ia sebelumnya dipulangkan oleh pihak sekolah pada Selasa (2/12/2025) saat ujian tengah berlangsung karena menunggak pembayaran SPP selama empat bulan dengan total Rp1.120.000.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan oleh Rekan Indonesia kepada Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nachdiana. Laporan disampaikan pada pukul 17.08 WIB disertai data lengkap siswa dan orang tua, guna memastikan hak pendidikan anak tetap terlindungi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak berselang lama, sekitar pukul 19.26 WIB di hari yang sama, pihak Dinas Pendidikan menyatakan telah menindaklanjuti laporan tersebut. Keesokan harinya, pihak sekolah menjemput langsung siswa dari rumah orang tuanya, menyampaikan permohonan maaf, dan memastikan siswa kembali mengikuti ujian tanpa hambatan.

Orang tua siswa menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan langkah cepat yang diambil pemerintah daerah serta pihak yang membantu menyuarakan persoalan tersebut.

Ketua Umum Rekan Indonesia, Agung Nugroho, mengapresiasi langkah cepat Dinas Pendidikan DKI Jakarta dalam menyikapi laporan tersebut.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta, khususnya Ibu Kadisdik, yang bergerak cepat sehingga siswa dapat kembali mengikuti ujian. Ini menunjukkan kehadiran negara dalam menjamin hak pendidikan anak,” ujar Agung dalam keterangannya, Kamis (4/12/2025).

Ia menegaskan, persoalan ekonomi seharusnya tidak menjadi alasan untuk menghalangi hak anak atas pendidikan. Menurutnya, pendekatan humanis dan solusi dialogis harus lebih dikedepankan dibandingkan kebijakan administratif yang berpotensi merugikan siswa.

Rekan Indonesia juga mendorong seluruh sekolah di Jakarta agar memperkuat komunikasi dengan orang tua murid dalam menghadapi persoalan ekonomi, serta mengutamakan kepentingan terbaik anak dalam setiap kebijakan pendidikan.

Sementara itu, Dinas Pendidikan DKI Jakarta kembali menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada peserta didik yang kehilangan hak belajar akibat kendala ekonomi, serta meminta seluruh satuan pendidikan mematuhi kebijakan perlindungan anak di lingkungan sekolah.

Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Akmal Aoulia

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Transparansi Pengelolaan Dana Revitalisasi SLB Puspa Mentari Garut Jadi Sorotan, Pihak Sekolah dan Ketua RW Beri Penjelasan
Pagu Anggaran Tak Dicantumkan di Papan Proyek SMK Asy-Syuhada, Dugaan Ketidaktransparanan Disorot
BUKAN SEKADAR PRAMUKA! Najma Hayati Bawa Nama Agam ke Jambore Nasional XII
Proyek Rp1,17 Miliar SLB Puspa Mentari Bikin Geger, Ketua RW Ngaku Tidak Tahu Nilai Anggaran
Resmi Diterjunkan! Mahasiswa STISNU Siap Bangun Desa Buaran Bambu dari Akar Rumput
STKIP Kusuma Negara Gelar Writing Camp 2026, Cetak Mahasiswa Produktif dengan Publikasi Berkualitas
Kwarcab Agam Terpilih Wakili Sumatera Barat Tampil di Pentas Seni Jambore Nasional XII 2026
KPKB Soroti Carut-Marut PPDB, Disdik Bogor Diminta Jelaskan Siswa Masuk PKBM
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:20 WIB

Transparansi Pengelolaan Dana Revitalisasi SLB Puspa Mentari Garut Jadi Sorotan, Pihak Sekolah dan Ketua RW Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Pagu Anggaran Tak Dicantumkan di Papan Proyek SMK Asy-Syuhada, Dugaan Ketidaktransparanan Disorot

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:22 WIB

BUKAN SEKADAR PRAMUKA! Najma Hayati Bawa Nama Agam ke Jambore Nasional XII

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Proyek Rp1,17 Miliar SLB Puspa Mentari Bikin Geger, Ketua RW Ngaku Tidak Tahu Nilai Anggaran

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Resmi Diterjunkan! Mahasiswa STISNU Siap Bangun Desa Buaran Bambu dari Akar Rumput

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights