Tangerang, Mata Aktual News — Di tengah derasnya arus modernisasi yang kerap menggerus nilai moral, pemuda Kampung Kebon Buaya, Teluknaga, Kabupaten Tangerang, memilih bergerak. Mereka mematangkan persiapan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sebagai ikhtiar memperkuat syiar Islam sekaligus benteng akhlak masyarakat menjelang Ramadan 2026.
Bukan sekadar seremoni, kegiatan keagamaan tahunan ini digarap secara mandiri dan gotong royong oleh para pemuda. Kepanitiaan telah terbentuk dengan Agus sebagai ketua, di bawah bimbingan tokoh agama setempat, Ustaz Arnadi.
“Kegiatan ini rutin kami gelar setiap tahun. Insya Allah akan dilaksanakan sebelum Ramadan 2026. Kami ingin Isra Mi’raj tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi benar-benar membekas dan membangun kesadaran moral masyarakat,” kata Agus, Sabtu (17/1/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tahun ini, panitia mengangkat tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai Transformasi Diri untuk Memperkuat Iman dan Disiplin.” Tema tersebut dipilih sebagai respons atas tantangan sosial dan degradasi moral yang kian terasa di lingkungan masyarakat.
Rangkaian kegiatan direncanakan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, shalawat Nabi, tausiyah hikmah Isra Mi’raj, hingga doa bersama. Sejumlah penampilan hadrah atau nasyid juga akan memeriahkan acara yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Februari 2026, menyesuaikan kalender Hijriah.
Panitia membuka ruang partisipasi luas bagi masyarakat. Dukungan tokoh masyarakat, para orang tua, dan warga sekitar diharapkan tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi turut terlibat aktif demi suksesnya kegiatan.
Di saat sebagian pemuda larut dalam arus pragmatisme, langkah pemuda Kebon Buaya ini menjadi penanda bahwa semangat menjaga nilai-nilai keislaman dan kebersamaan sosial masih hidup dan terus dirawat dari lingkungan akar rumput.
Reporter: Alex Didi
Editor: Ryan Rinaldi








