Pemprov DKI Genjot Transportasi Terintegrasi, Hadirkan Jakarta Lebih Cerdas dan Tangguh

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mata Aktual News– Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya mengatasi masalah kemacetan yang selama ini menjadi salah satu persoalan utama di ibu kota. Lonjakan perjalanan dari daerah penyangga, tingginya ketergantungan masyarakat pada kendaraan pribadi, hingga polusi udara disebut sebagai penyebab utama yang menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 triliun per tahun, serta ribuan korban jiwa akibat kecelakaan dan dampak kesehatan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemprov DKI mengubah paradigma pembangunan transportasi dari Car Oriented Development (COD) menuju Transit Oriented Development (TOD). Perubahan ini diwujudkan melalui kebijakan Sistem Transportasi Terpadu dan Terintegrasi dengan brand Jak Lingko.

Sejumlah strategi diterapkan, meliputi Pull Strategy dan Push Strategy. Pull Strategy berfokus pada peningkatan layanan transportasi umum agar lebih nyaman, aman, dan murah. Beberapa kebijakan yang telah dijalankan antara lain integrasi pembayaran antarmoda, peningkatan layanan rute, penataan kawasan stasiun dan halte, pembangunan jalur khusus transportasi publik, hingga pengembangan kawasan berbasis TOD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Push Strategy diarahkan untuk membatasi penggunaan kendaraan pribadi. Kebijakan yang diterapkan meliputi tarif parkir tinggi, penertiban parkir liar, penerapan kawasan rendah emisi (Low Emission Zone), Electronic Road Pricing (ERP), hingga pembatasan usia dan jumlah kendaraan pribadi.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyebut, saat ini sekitar 90,2 persen penduduk Jakarta sudah terjangkau layanan angkutan umum dalam radius 500 meter dari rumahnya. Targetnya, akses layanan publik dapat menjangkau hingga 95 persen warga.

Selain itu, Pemprov DKI juga meluncurkan Paket Tarif Integrasi Jak Lingko pada 7 Oktober 2022, di mana masyarakat bisa menikmati perjalanan multimoda dengan tarif maksimal Rp10 ribu per perjalanan. Sistem pembayaran juga sudah terintegrasi dengan aplikasi Jak Lingko dan Kartu Uang Elektronik (KUE).

Dengan langkah ini, Pemprov DKI Jakarta berharap transformasi mobilitas perkotaan dapat mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum, sekaligus mewujudkan Jakarta sebagai kota cerdas dan tangguh.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yayasan Tritarasa Resmikan Kantor Baru, Perkuat Pendekatan Terpadu Penanganan Adiksi
Yayasan Tritarasa Peringati HUT ke-5 dengan Tasyakuran Bersama Anak Yatim
Once DPR RI: Jakarta Teladan Harmoni Budaya Nasional
FMPS Jilid III Demo KPK, Desak Usut Dugaan Mafia Tanah dan Aliran Dana ke Wali Kota Kendari
Peringati Hari Ibu, Rekan Indonesia Soroti Tingginya Angka Kematian Ibu di Indonesia
Tawuran Kembali Pecah di Cipinang Pulomaja, Ketua RW 11 Tutup Akses Jalan Selama Libur Sekolah
Pasca Tawuran Remaja di Cipinang Besar Utara, Dewan Kota Jatinegara Tinjau Lokasi
Upah 2026 Dipersoalkan, Buruh Transjakarta Gelar Aksi ke Istana Negara
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 22:53 WIB

Yayasan Tritarasa Resmikan Kantor Baru, Perkuat Pendekatan Terpadu Penanganan Adiksi

Rabu, 24 Desember 2025 - 00:39 WIB

Yayasan Tritarasa Peringati HUT ke-5 dengan Tasyakuran Bersama Anak Yatim

Selasa, 23 Desember 2025 - 23:52 WIB

Once DPR RI: Jakarta Teladan Harmoni Budaya Nasional

Senin, 22 Desember 2025 - 17:15 WIB

FMPS Jilid III Demo KPK, Desak Usut Dugaan Mafia Tanah dan Aliran Dana ke Wali Kota Kendari

Senin, 22 Desember 2025 - 09:44 WIB

Peringati Hari Ibu, Rekan Indonesia Soroti Tingginya Angka Kematian Ibu di Indonesia

Berita Terbaru

Pemerintahan

Gedung Baru KONI Diresmikan, Bupati Tangerang Pacu Prestasi Atlet

Sabtu, 10 Jan 2026 - 14:03 WIB

Verified by MonsterInsights