Pekerjaan Pemeliharaan Jalan Nasional Bayah–Cibareno Dinilai Asal-Asalan, LSM KPKB-Nasional Kritik Keras Pengawasan

- Jurnalis

Sabtu, 24 Mei 2025 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banten – Proyek pemeliharaan jalan nasional di ruas Bayah–Cibareno–batas Jawa Barat menuai sorotan tajam. Pekerjaan yang mencakup penyiangan rumput bahu jalan dan pembersihan drainase itu dinilai dikerjakan secara asal-asalan dan tidak sesuai standar.

Pantauan awak media di lapangan pada Sabtu (24/5/2025), terlihat jelas sejumlah titik yang dikerjakan tidak rapi. Pembabatan rumput dengan arit tampak tidak tuntas, menyisakan batang rumput bagian bawah. Selain itu, lumpur hasil pembersihan drainase justru ditumpuk di atas tebing TPT (Tembok Penahan Tanah) dan bahu jalan, yang menyebabkan lumpur kembali mengalir ke saluran drainase, apalagi di tengah musim hujan seperti saat ini.

Menanggapi temuan tersebut, Ketua LSM KPKB–Nasional, Dede Mulyana, melontarkan kritik keras terhadap kinerja pengawasan proyek tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dimana pengawasan lapangannya? Lumpur yang diangkat dari drainase harusnya langsung dibuang menggunakan mobil losbak ke lokasi yang membutuhkan, seperti area longsoran untuk penguatan. Ini malah ditumpuk sembarangan di atas tebing dan bahu jalan, akhirnya tumpah lagi. Ini pekerjaan asal jadi, seperti pekerjaan yang diakali,” tegasnya.

Dede Mulyana juga mendesak pihak pengawas ruas jalan nasional wilayah II Banten untuk segera mengevaluasi dan memeriksa ulang hasil pekerjaan para pekerja di lapangan.

“Jangan dibiarkan, ini menyangkut keselamatan pengguna jalan dan efektivitas pemeliharaan jalan nasional. Harus ada tindakan tegas,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait.

Penulis: Zefferi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karyawan Disingkirkan Sepihak? HC Billiard Sepatan Disomasi, Hak Pekerja Dipertanyakan
Bupati Agam Sidak Damkar, Evaluasi Total Usai Insiden Kehabisan BBM
Kebakaran Hebat di Koto Gadang Agam, Rumah dan Kendaraan Hangus, Satu Warga Terluka
Warga Portal Akses ke Pabrik BSS, Tuntut Kejelasan Status Lahan
FOMPPA dan Ormas Pakuhaji Bagikan Takjil serta Santuni Anak Yatim, Dihadiri Anggota DPRD Banten
MTs Muhammadiyah Kampung Tangah Semarakkan Ramadan dengan Lomba Religi
Wujud Kepedulian di Bulan Suci, Pemdes Babakan Madang Tebar 6.500 Paket Takjil
PSHT Ranting Rajeg Bagikan 500 Box Takjil Gratis dan Gelar Buka Bersama di Bulan Ramadan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 19:46 WIB

Karyawan Disingkirkan Sepihak? HC Billiard Sepatan Disomasi, Hak Pekerja Dipertanyakan

Minggu, 5 April 2026 - 15:09 WIB

Bupati Agam Sidak Damkar, Evaluasi Total Usai Insiden Kehabisan BBM

Jumat, 3 April 2026 - 09:38 WIB

Kebakaran Hebat di Koto Gadang Agam, Rumah dan Kendaraan Hangus, Satu Warga Terluka

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:16 WIB

Warga Portal Akses ke Pabrik BSS, Tuntut Kejelasan Status Lahan

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:36 WIB

FOMPPA dan Ormas Pakuhaji Bagikan Takjil serta Santuni Anak Yatim, Dihadiri Anggota DPRD Banten

Berita Terbaru

HUKUM

Dua Tahun Mandek, Keadilan Wartawan Terabaikan

Minggu, 12 Apr 2026 - 14:44 WIB

Verified by MonsterInsights