TANGERANG, Mata Aktual News– Kecepatan respons jajaran Polsek Jatiuwung membuahkan hasil. Hanya dalam hitungan jam setelah menerima laporan kehilangan sepeda motor, polisi berhasil melacak kendaraan curian melalui perangkat GPS hingga ke Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dan meringkus tiga orang yang diduga sebagai penadah.
Pengungkapan kasus tersebut dipimpin langsung Kapolsek Jatiuwung Kompol Kresna Ajie Perkasa bersama Kanit Reskrim Iptu Dimas Maulana dan Tim Opsnal dalam rangka Operasi Berantas Jaya 2026.
Kasus pencurian terjadi pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 03.30 WIB di depan rumah kontrakan di Jalan Pajajaran Raya, Kampung Dumpit, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban, Yohanis Lefteuw, memarkirkan sepeda motor Honda miliknya dalam kondisi stang terkunci saat berkunjung ke rumah temannya. Namun saat hendak pulang beberapa jam kemudian, kendaraan tersebut sudah tidak berada di lokasi.
Saat melapor ke Polsek Jatiuwung, korban menyampaikan bahwa motornya telah dipasangi perangkat GPS. Informasi itu langsung dimanfaatkan penyidik untuk melakukan pelacakan.
Sinyal GPS mengarah ke wilayah Cibuaya, Kabupaten Karawang. Tanpa membuang waktu, tim Reskrim bergerak ke lokasi dan menemukan motor korban berada di depan rumah salah satu terduga pelaku.
Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan tiga orang berinisial M, E, dan D. Selain motor milik korban, petugas juga menyita dua unit sepeda motor lain yang diduga berkaitan dengan tindak pidana, dokumen kendaraan, sejumlah anak kunci, serta dua unit telepon genggam.
Hasil pemeriksaan sementara mengungkap bahwa sepeda motor korban diduga hendak dijual kembali setelah diterima dari seorang pelaku utama yang kini telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari mengapresiasi kesigapan personel Polsek Jatiuwung yang mampu mengungkap kasus dalam waktu singkat.
“Kecepatan anggota dalam merespons laporan masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan pengungkapan kasus ini. Kami akan terus melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan maupun jaringan penadah barang hasil kejahatan agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegas Jauhari.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci pengaman tambahan serta memasang perangkat GPS pada kendaraan sebagai langkah antisipasi.
“Kami mengajak masyarakat agar tidak lengah saat memarkir kendaraan dan segera melapor apabila menjadi korban tindak pidana. Partisipasi masyarakat sangat membantu kepolisian dalam mengungkap kejahatan secara cepat,” ujarnya.
Kini ketiga terduga penadah masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Jatiuwung. Sementara itu, polisi terus memburu pelaku utama pencurian yang identitasnya telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Reporter: Dian Pramudja
Editor: Redaksi







