Kompensasi Tak Kunjung Direalisasi, Amarah Warga Cigudeg Pecah di Kantor Kecamatan

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor Barat | Mata Aktual News – Kekecewaan warga Kecamatan Cigudeg, Parung Panjang, dan Rumpin, Kabupaten Bogor, memuncak. Puluhan warga menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kecamatan Cigudeg, Senin (12/1/2026), menuntut kejelasan realisasi kompensasi yang sebelumnya dijanjikan oleh Gubernur Jawa Barat.

Aksi yang awalnya berlangsung damai berubah tegang ketika sebagian massa meluapkan emosi akibat tidak adanya kepastian dari pemerintah terkait tindak lanjut janji tersebut. Dalam situasi yang memanas, terjadi aksi pelemparan batu ke arah bangunan Kantor Kecamatan Cigudeg. Aparat keamanan yang berjaga segera melakukan pengamanan guna mencegah eskalasi lebih lanjut.

Koordinator aksi menyampaikan bahwa kemarahan warga merupakan akumulasi dari penantian panjang tanpa kejelasan. Menurutnya, masyarakat telah berulang kali meminta penjelasan resmi, namun hingga kini belum ada informasi konkret mengenai waktu dan mekanisme realisasi kompensasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Warga hanya ingin kepastian. Janji sudah disampaikan, tetapi realisasinya tidak pernah jelas,” ujarnya.

Warga menegaskan, aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi agar pemerintah bertanggung jawab terhadap komitmen yang telah disampaikan kepada masyarakat terdampak. Mereka mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera membuka informasi secara transparan serta mengambil langkah nyata guna menyelesaikan persoalan kompensasi tersebut.

Hingga aksi berakhir, situasi di lokasi kembali kondusif dengan pengawalan aparat keamanan. Warga berharap tuntutan yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti secara adil dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Reporter: DM007
Editor: Hasbi Fadillah

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bansos Jangan Jadi Bancakan! Dinsos Tangerang Siap Turun Usut Dugaan Pungli PKH Bonisari
Pramono-Mamdani Adu Jurus Atasi Problem Kota: Macet, Banjir Sampai Jakarta Bond
JT 51 Bujana Tirta Misterius, Lurah Pisangan Timur: Kami Tak Tahu dan Tak Pernah Rekomendasikan
Taman Kok Jadi Bisnis BUMD? KPKB Sentil Distamhut: Dasar Hukumnya Mana?
Konfirmasi Harus Bersurat, Aktivis Pertanyakan Keterbukaan Informasi Distamhut DKI
KWJK Soroti Akurasi Data Desil: Jangan Sampai Data Salah, Hak Warga Hilang
PTSL Bojonggede 2019 Diusut, 50 Orang Diperiksa! Pejabat BPN Ikut Dimintai Keterangan
Pemdes Kramat Disorot, Keluarga Anak Disabilitas Mengaku Minim Perhatian dan Akses Bansos
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:29 WIB

Pramono-Mamdani Adu Jurus Atasi Problem Kota: Macet, Banjir Sampai Jakarta Bond

Jumat, 18 September 2026 - 12:57 WIB

JT 51 Bujana Tirta Misterius, Lurah Pisangan Timur: Kami Tak Tahu dan Tak Pernah Rekomendasikan

Sabtu, 12 September 2026 - 10:58 WIB

Taman Kok Jadi Bisnis BUMD? KPKB Sentil Distamhut: Dasar Hukumnya Mana?

Jumat, 11 September 2026 - 09:15 WIB

Konfirmasi Harus Bersurat, Aktivis Pertanyakan Keterbukaan Informasi Distamhut DKI

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

KWJK Soroti Akurasi Data Desil: Jangan Sampai Data Salah, Hak Warga Hilang

Berita Terbaru

Uncategorized

Transjakarta Laut Buka Peluang Peningkatan Ekonomi Kepulauan Seribu

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:00 WIB

Verified by MonsterInsights