Gempa Vulkanik Gunung Gede, Pemkab Bogor Didesak Gelar Simulasi Bencana

- Jurnalis

Jumat, 4 April 2025 - 23:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, Mata Aktual News.Com– Meskipun aktivitas kawah Gunung Gede masih terpantau normal atau berada di Level I (Normal), sejak 1 April 2025 gunung ini telah mengalami puluhan kali gempa vulkanik dalam (Volcanic A-type).

Informasi ini disampaikan oleh Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dalam keterangan tertulis berdasarkan data dari Pos Pengamatan Gunungapi Gede, Kementerian ESDM, Badan Geologi, dan PVMBG. Meski secara visual tidak teramati aktivitas vulkanik signifikan, namun data kegempaan mencatat adanya aktivitas yang patut diwaspadai.

Menanggapi hal ini, Ketua Divisi Kehutanan dan Lingkungan Hidup Pamong Budaya Bogor, Sabilillah, mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor untuk segera melakukan simulasi kebencanaan serta menyiapkan jalur evakuasi sebagai langkah mitigasi bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Humas TNGGP sudah memberikan sinyal adanya gelagat alam di Gunung Gede. Maka, sinyal ini harus ditindaklanjuti dengan upaya pencegahan seperti simulasi kebencanaan dan penyiapan jalur evakuasi. Tidak ada satu pun lembaga yang bisa memprediksi secara pasti kapan bencana akan terjadi, tapi pasti akan terjadi. Jangan sampai setelah bencana terjadi baru muncul pahlawan kesiangan membawa bantuan,” tegasnya, Jumat (4/4/2025).

Sabilillah mengingatkan bahwa Gunung Gede terakhir meletus pada tahun 1957 dengan kekuatan yang cukup besar. Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan masa istirahat gunung tersebut akan berakhir karena tidak ada pola periodik pasti letusan Gunung Gede. Namun, fakta vulkanologis menunjukkan adanya pergeseran pada lapisan rongga-rongga di tubuh gunung tersebut.

“Kita harus waspada terhadap kemungkinan letusan. Simulasi kebencanaan dan jalur evakuasi menjadi kebutuhan mendesak, terlebih di sekitar Gunung Gede kini sudah banyak tempat wisata, permukiman, dan vila, terutama di kawasan Puncak dan Cipanas yang berada di perbatasan Kabupaten Bogor, Cianjur, dan Sukabumi,” ujar pria yang akrab disapa Ki Sabili itu.

Berdasarkan bentuk kawah dan topografi Gunung Gede, aliran lava dan lahar jika terjadi letusan diperkirakan akan mengarah ke wilayah Cianjur. Dalam laporan TNGGP, terpantau satu kali gempa jenis tornillo dengan amplitudo 2 mm dan durasi 19 detik, serta satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 49 mm, S-P 15 detik, dan durasi 150 detik.

Kondisi visual kawah sulit diamati akibat kabut yang bervariasi antara level 0-I hingga 0-III. Tercatat pula terjadi hujan ringan satu kali. Dari sisi meteorologis, cuaca di kawasan gunung setinggi 2.958 mdpl itu terpantau cerah, berawan, dan hujan dengan angin lemah bertiup ke arah tenggara. Suhu udara berkisar antara 19 hingga 28 derajat Celsius.

Meski status masih normal, TNGGP menegaskan bahwa masyarakat, pengunjung, dan wisatawan dilarang menuruni, mendekati, atau bermalam di Kawah Gunung Gede dalam radius 600 meter dari Kawah Wadon.

Sebagai langkah antisipatif, Balai Besar TNGGP telah menutup sementara seluruh kegiatan pendakian mulai Kamis (3/4/2025) hingga 7 April 2025, atau hingga ada informasi lebih lanjut berdasarkan hasil pemantauan dari Badan Geologi Kementerian ESDM. Penutupan ini dilakukan menyusul peningkatan aktivitas kegempaan yang berpotensi memicu letusan freatik maupun pelepasan gas berbahaya dari kawah.
Penulis: Zefferi
Editor: Merry WM

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengenal Syamsul Jahidin, Mantan Satpam yang Mengguncang Sistem: Satu Pena Mengubah Peta Kekuasaan
Kodim 0501/JP Berbagi Kasih, Gelar Santunan untuk Anak Yatim di Dua Yayasan Jakarta Pusat
Sembunyikan Sabu di Bungkus Rokok, Perantara Transaksi Narkotika Ditangkap Polsek Cisoka Polresta Tangerang
Ketika Sepak Bola Indonesia Dikhawatirkan Kembali Diseret ke Kepentingan Non-Sportif
Satpol PP Cipinang Besar Utara Tertibkan Pelajar yang Berkumpul di Depan Sekolah Al-Wildan
SD Negeri Cimanggis 01 Gelar Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 2025
Tawuran Kembali Pecah di TPU Prumpung, Warga Resah Akibat Petasan
Sambut HUT TNI ke-80, Kodim 0505/JT Gelar Aksi Bersih Sungai Kalibata
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 November 2025 - 10:10 WIB

Mengenal Syamsul Jahidin, Mantan Satpam yang Mengguncang Sistem: Satu Pena Mengubah Peta Kekuasaan

Jumat, 31 Oktober 2025 - 13:55 WIB

Kodim 0501/JP Berbagi Kasih, Gelar Santunan untuk Anak Yatim di Dua Yayasan Jakarta Pusat

Jumat, 31 Oktober 2025 - 13:44 WIB

Sembunyikan Sabu di Bungkus Rokok, Perantara Transaksi Narkotika Ditangkap Polsek Cisoka Polresta Tangerang

Minggu, 19 Oktober 2025 - 09:48 WIB

Ketika Sepak Bola Indonesia Dikhawatirkan Kembali Diseret ke Kepentingan Non-Sportif

Jumat, 10 Oktober 2025 - 21:24 WIB

Satpol PP Cipinang Besar Utara Tertibkan Pelajar yang Berkumpul di Depan Sekolah Al-Wildan

Berita Terbaru

Sport

Patung Naga Jadi Magnet Senam Sehat Warga Tanjung Burung

Senin, 12 Jan 2026 - 16:58 WIB

Pemerintahan

Gedung Baru KONI Diresmikan, Bupati Tangerang Pacu Prestasi Atlet

Sabtu, 10 Jan 2026 - 14:03 WIB

Verified by MonsterInsights