FGD Sespimmen Bahas Konflik Lahan dan Tawuran di Tangerang

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 02:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | Mata Aktual News – Peserta Didik (Serdik) Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Lemdiklat Polri Dikreg ke-66 menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Aula Satlantas Polresta Tangerang, Kamis (12/2/2025). Forum tersebut membahas strategi pencegahan konflik pertanahan serta optimalisasi penanganan kerawanan tawuran di wilayah Kabupaten Tangerang.

Kegiatan dibuka Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa transformasi taktis kepemimpinan harus diwujudkan melalui langkah konkret yang menyentuh langsung persoalan masyarakat.

Menurutnya, perwira Polri dituntut tidak hanya memahami teori kepemimpinan, tetapi juga mampu merumuskan solusi aplikatif terhadap persoalan strategis di wilayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“FGD ini harus melahirkan formulasi yang dapat diimplementasikan, khususnya dalam memperkuat pendekatan preventif,” ujar Indra Waspada.

Salah satu Serdik, Kompol Arief Nazzarudin Yusuf, memfokuskan pembahasan pada pencegahan konflik pertanahan melalui pola kolaboratif lintas sektor. Ia menilai, sengketa lahan kerap berpotensi memicu gangguan kamtibmas apabila tidak ditangani secara komprehensif sejak dini.

“Pendekatan preventif dan penguatan koordinasi melalui criminal justice system menjadi kunci agar penanganan konflik lahan berjalan terintegrasi dan tidak berkembang menjadi eskalasi,” jelas Arief.

Sementara itu, Kompol Maryadi menyoroti pentingnya formulasi baru dalam mencegah tawuran, khususnya di wilayah rawan. Menurutnya, pencegahan harus melibatkan berbagai elemen, mulai dari aparat penegak hukum, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

“Kami ingin mendorong perubahan nyata melalui strategi pencegahan yang lebih adaptif dan kolaboratif, sehingga situasi kamtibmas tetap kondusif,” kata Maryadi.

FGD tersebut juga menjadi bagian dari proses penyusunan Naskah Karya Perorangan (Naskap) para Serdik Sespimmen. Forum menghadirkan perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tangerang, Bagian Hukum Pemkab Tangerang, akademisi, media, serta unsur masyarakat.

Melalui diskusi lintas sektor ini, diharapkan lahir rekomendasi strategis berbasis data dan kolaborasi, guna memperkuat pelayanan kepolisian sekaligus menjawab tantangan keamanan di wilayah Tangerang secara berkelanjutan.

Reporter: Dian Pramudja
Editor: Redpel

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center 2026
Jalur Serang Disisir, Satlantas Tanamkan Etika Berkendara
Polisi Bongkar Peredaran Tramadol dan Hexymer di Sepatan, Satu Orang Diamankan
Tak Ditahan! Polres Tangerang Kota Kabulkan Penangguhan Habib Bahar
Satlantas Tangerang Siapkan Jalur Mudik, Jalan Berlubang Dipetakan
Kapolres Metro Tangerang Kota Tinjau Bantaran Sungai Cisadane Pascapencemaran
Satlantas Tangerang Tegakkan Disiplin Lewat Operasi Keselamatan Maung 2026
Kapolres Metro Jakarta Timur Gelar Korve Bersama TNI dan Pemkot, Dihadiri Jusuf Kalla
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 02:21 WIB

FGD Sespimmen Bahas Konflik Lahan dan Tawuran di Tangerang

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:14 WIB

Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:56 WIB

Jalur Serang Disisir, Satlantas Tanamkan Etika Berkendara

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:01 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Tramadol dan Hexymer di Sepatan, Satu Orang Diamankan

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:52 WIB

Tak Ditahan! Polres Tangerang Kota Kabulkan Penangguhan Habib Bahar

Berita Terbaru

P0LRI

Jalur Serang Disisir, Satlantas Tanamkan Etika Berkendara

Kamis, 12 Feb 2026 - 18:56 WIB

Verified by MonsterInsights