Demo di Perbatasan, Warga BMR Tegaskan Tuntutan Pembentukan Provinsi Baru

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sulawesi Utara | Mata Aktual News —
Ratusan warga yang tergabung dalam Organisasi Masyarakat Adat Laskar Bogani Indonesia (LBI) menggelar aksi unjuk rasa di wilayah perbatasan Bolaang Mongondow–Minahasa Selatan, tepatnya di Desa Mondatong, Kecamatan Poigar, Senin (9/2/2026).

Aksi tersebut menjadi bentuk penegasan aspirasi masyarakat Bolaang Mongondow Raya (BMR) yang kembali mendesak percepatan pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Raya (PBMR) sebagai daerah otonom baru.

Dengan membawa spanduk dan menyampaikan orasi secara bergantian, massa aksi menuntut pemerintah pusat mencabut moratorium pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB). Selain itu, mereka juga meminta Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) bersama para kepala daerah se-BMR untuk lebih serius dan konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator aksi dalam orasinya menegaskan bahwa tuntutan pembentukan PBMR bukanlah isu baru, melainkan aspirasi lama masyarakat yang memiliki dasar kuat dari sisi sejarah, budaya, serta potensi sumber daya alam yang dimiliki wilayah BMR.

“Perjuangan pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Raya bukan sekadar wacana politik, tetapi merupakan aspirasi rakyat yang telah diperjuangkan bertahun-tahun. Ini adalah suara kekecewaan masyarakat BMR yang hingga kini belum mendapatkan kepastian,” tegas koordinator aksi.

Ia juga menambahkan bahwa wilayah BMR selama ini memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian Sulawesi Utara, namun dinilai belum mendapatkan perhatian dan pembangunan yang seimbang.
Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan.

Hingga aksi berakhir, massa menyatakan komitmen untuk terus mengawal dan melanjutkan perjuangan pembentukan PBMR melalui berbagai langkah konstitusional.

Perbatasan wilayah menjadi saksi kembali bergemanya tuntutan masyarakat BMR yang berharap adanya keadilan pembangunan dan pengakuan terhadap identitas serta potensi daerahnya.

Reporter: M. Aditya
Editor: Redpel

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pimpred Mata Aktual News Ucapkan Selamat, Ridwan Dt. Tumbijo Nahkodai PAN Agam
Zulhas Lantik Pengurus DPW dan DPD PAN Se-Sumbar, Ridwan Dt. Tumbijo Siap Besarkan PAN di Agam
DPRD Sumbar: Jangan Biarkan Sawah Produktif Hilang Ditelan Pembangunan
Perjusami Gugus VI Lubuk Basung Resmi Dibuka, Tanamkan Karakter Disiplin dan Kepemimpinan
Grand Final Festival Tabuh Bedug ke-35 Kecamatan Teluknaga, Dihadiri Gubernur Banten
Pemuda Dusun III Alai Perkuat Keamanan Lingkungan dan Pelestarian Budaya untuk Kemajuan Nagari
Hadiri Milad FWJI Kota Tangerang, Kaperwil Mata Aktual News: Wartawan Jangan Takut Kritis
FGM Agam Dikukuhkan, Perkuat Profesionalisme Guru Muhammadiyah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:35 WIB

Pimpred Mata Aktual News Ucapkan Selamat, Ridwan Dt. Tumbijo Nahkodai PAN Agam

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:27 WIB

Zulhas Lantik Pengurus DPW dan DPD PAN Se-Sumbar, Ridwan Dt. Tumbijo Siap Besarkan PAN di Agam

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:01 WIB

DPRD Sumbar: Jangan Biarkan Sawah Produktif Hilang Ditelan Pembangunan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:17 WIB

Perjusami Gugus VI Lubuk Basung Resmi Dibuka, Tanamkan Karakter Disiplin dan Kepemimpinan

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:55 WIB

Grand Final Festival Tabuh Bedug ke-35 Kecamatan Teluknaga, Dihadiri Gubernur Banten

Berita Terbaru

Kabupaten Bogor

Kebakaran Gegerkan Parungpanjang, Puluhan Rumah Terancam Dilalap Api

Minggu, 21 Jun 2026 - 00:04 WIB

Verified by MonsterInsights