Dari Warung Kecil ke 23.000 Gerai: Kisah Inspiratif Djoko Susanto, Sang Pendiri Alfamart

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mata Aktual News – Kisah Inspiratif

Siapa sangka, kesuksesan besar bisa berawal dari warung kecil di gang sempit?
Itulah kisah Djoko Susanto, sosok di balik jaringan minimarket raksasa Alfamart yang kini menjamur di seluruh Indonesia — dari kota besar hingga pelosok desa.

Tahun 1966, di kawasan Petojo, Jakarta, seorang remaja menjaga warung ibunya yang bernama Toko Sumber Bahagia. Warung itu sederhana, hanya menjual sabun, minyak goreng, dan rokok. Tapi dari balik etalase kayu itulah, Djoko belajar pelajaran hidup paling berharga: bagaimana memahami pembeli dan menjaga kepercayaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari Warung ke Gudang Rokok

Setiap hari, Djoko membantu ibunya melayani pelanggan sambil memperhatikan apa yang paling sering dibeli orang. Ia mulai sadar, berjualan bukan hanya soal untung rugi — tapi soal mengerti kebutuhan orang lain.

Perlahan, warung kecil itu berubah menjadi penjual rokok grosir. Djoko mulai membangun jaringan sendiri, sampai akhirnya menjadi salah satu distributor Gudang Garam terbesar di Indonesia.

Di usia muda, ia sudah paham satu hal: kalau mau sukses, jangan takut mulai dari kecil.

Pertemuan yang Mengubah Hidup

Suatu hari di akhir 1980-an, keberuntungan datang mengetuk. Djoko bertemu Putera Sampoerna, pemilik perusahaan rokok PT HM Sampoerna. Pertemuan itu menjadi titik balik hidupnya.

Putera Sampoerna melihat potensi besar pada Djoko dan mengajaknya bergabung sebagai Direktur Penjualan. Bersama timnya, Djoko ikut meluncurkan merek legendaris Sampoerna A Mild — rokok yang kemudian jadi ikon generasi muda saat itu.

Namun, naluri dagang Djoko tak berhenti di industri rokok. Ia melihat masyarakat mulai suka belanja cepat dan praktis. Dari situlah ide mendirikan toko ritel muncul.

Lahirnya Alfa Minimart

Tahun 1999, dengan modal keberanian dan kerja keras, Djoko mendirikan Alfa Minimart, yang kemudian berubah nama menjadi Alfamart pada tahun 2003.
Gerai pertamanya berdiri di Tangerang, dengan satu visi sederhana:

“Belanja mudah, dekat, dan terjangkau untuk semua.”

Konsep itu langsung disambut hangat oleh masyarakat.
Kasir yang ramah, toko yang bersih, dan harga yang bersahabat membuat Alfamart cepat dicintai.

Dari Tangerang ke Seluruh Indonesia

Kini, lebih dari 23.000 gerai Alfamart berdiri di seluruh Nusantara. Nama Alfamart bukan sekadar merek, tapi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Setiap kali kita mampir membeli air mineral atau camilan, tanpa sadar kita sedang melangkah di atas kisah perjuangan seorang anak warung yang berani bermimpi besar.

Djoko Susanto membuktikan, kesuksesan tidak harus berawal dari harta, tapi dari kemauan untuk terus belajar dan bekerja keras.

“Saya tidak mewarisi apa pun, kecuali semangat untuk tidak menyerah,” kata Djoko suatu kali.

Kisahnya menjadi pengingat bagi kita semua: tak peduli seberapa kecil langkah awal kita, yang penting adalah terus berjalan dan percaya pada proses.

Karena seperti Djoko, setiap orang punya kesempatan untuk membangun “Alfamart”-nya sendiri — dalam bentuk apa pun yang ia cintai.

Reporter: Amor
Editor: Merry W.M.
Mata Aktual News – Menginspirasi dari Cerita Nyata

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Iga Bakar Cilinaya, Warisan Rasa Lombok Utara di Cileungsi
GOZIMA Gaspol! Performa Naik, Dompet Tetap Selamat
Dolar Menguat, Rupiah Tertekan; Pengamat Soroti Akar Struktural dan Arah Kebijakan Pemerintah
StayHigh Cafe Cileungsi: Nongkrong Seru dengan Tema Horor
Sate Kambing Hanjawar Puncak Bersiap Tampung Lebih Banyak Pelanggan, Renovasi Segera Dimulai
13,7 T Digelontorkan, Akses Pasar UMKM Jakarta Makin Terbuka
Pelni dan BPH Migas Pastikan Pasokan BBM Aman di Bitung, Arus Balik Nataru 2025/2026 Terjaga
Origine Helmet, Brand Italia Harga 2 Jutaan yang Lagi Naik Daun di Indonesia
Berita ini 150 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:11 WIB

Iga Bakar Cilinaya, Warisan Rasa Lombok Utara di Cileungsi

Senin, 26 Januari 2026 - 10:09 WIB

GOZIMA Gaspol! Performa Naik, Dompet Tetap Selamat

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:56 WIB

Dolar Menguat, Rupiah Tertekan; Pengamat Soroti Akar Struktural dan Arah Kebijakan Pemerintah

Selasa, 20 Januari 2026 - 23:56 WIB

StayHigh Cafe Cileungsi: Nongkrong Seru dengan Tema Horor

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:41 WIB

Sate Kambing Hanjawar Puncak Bersiap Tampung Lebih Banyak Pelanggan, Renovasi Segera Dimulai

Berita Terbaru

Pemerintahan

Rumah Warga Roboh di Kresek, Bupati Tangerang Gerak Cepat

Sabtu, 31 Jan 2026 - 10:50 WIB

Verified by MonsterInsights