Bogor | Mata Aktual News – Arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar kepala daerah turun langsung membenahi lingkungan tak berhenti di atas kertas. Pemerintah Kabupaten Bogor langsung bergerak. Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin aksi gotong royong massal di Kecamatan Babakan Madang, Rabu (4/2/2026).
Sejak pagi, aparat pemerintah, TNI-Polri, perangkat desa, hingga warga menyatu membersihkan lingkungan. Aksi diawali apel gabungan di halaman Kantor Kecamatan Babakan Madang yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika.
Ajat tak menutup mata. Jalanan Babakan Madang dinilainya masih dipenuhi spanduk semrawut dan kabel bergelantungan yang merusak pemandangan sekaligus membahayakan pengguna jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau mau Bogor jadi daerah tujuan, lingkungannya harus beres dulu. Rambu dan marka jalan harus jelas, kabel-kabel jangan dibiarkan semrawut,” tegas Ajat di hadapan peserta apel.
Menurutnya, gotong royong ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Presiden Prabowo yang disampaikan dalam Rakornas Kepala Daerah di SICC, Sentul, awal pekan ini. Pesannya jelas: daerah harus bersih, tertata, dan nyaman.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, aksi bersih-bersih ini bukan sekadar seremoni untuk pencitraan. Program gotong royong wajib dijalankan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
“Ini bukan acara satu hari. Gotong royong wajib digelar di 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan. Semua harus bergerak,” kata Rudy.
Tak hanya bersih-bersih, Pemkab Bogor juga menargetkan pembangunan minimal satu hektare kawasan hutan di setiap kecamatan. Penanaman pohon dilakukan berkelanjutan, termasuk di hulu Sungai Ciliwung, lahan PSU Desa Hambalang seluas 48 hektare, serta sejumlah lahan lainnya.
Rudy juga menginstruksikan pemerintah desa agar fokus pada normalisasi saluran air. Langkah ini dinilai penting sebagai antisipasi banjir, terutama menjelang bulan Ramadan.
“Kita bersiap dua sampai tiga minggu ke depan. Drainase harus normal agar hujan deras tidak berujung banjir. Masyarakat harus bisa beribadah dengan tenang,” ujarnya.
Ke depan, gotong royong massal ini akan digelar rutin setiap pekan. Pemkab Bogor berharap, langkah konkret ini mampu menjaga Bogor tetap bersih, asri, dan nyaman, bukan hanya untuk warganya, tetapi juga bagi pendatang dan wisatawan.
Reporter: Rossa
Editor: Redpel







