Keributan Diduga Dipicu Miras, Perkelahian Antar Desa Pecah di Minahasa Tenggara

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado, Mata Aktual News – Aksi perkelahian antar kelompok pemuda kembali mencoreng ketenangan warga di Kabupaten Minahasa Tenggara. Insiden yang melibatkan massa dari dua desa itu pecah pada Minggu (30/11/2025) dini hari sekitar pukul 01.35 Wita, dan diduga kuat dipicu oleh konsumsi minuman keras.

Informasi yang dihimpun Mata Aktual News di lapangan menyebutkan, keributan bermula ketika sekelompok anak muda dalam pengaruh alkohol memasuki wilayah desa lain sambil berteriak-teriak dan membuat kegaduhan. Aksi tersebut memancing emosi warga setempat. Pengejaran pun tak terhindarkan hingga berujung saling lempar batu, yang sempat membuat situasi mencekam.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) langsung mengerahkan kekuatan gabungan untuk meredam potensi konflik yang lebih luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan, menegaskan bahwa aparat tidak tinggal diam menghadapi eskalasi konflik di tingkat warga.

“Personel gabungan dari Ditsamapta, Satbrimob, dan Ditreskrimum kami turunkan untuk memperkuat Polres Minahasa Tenggara dalam mengendalikan situasi dan melakukan penanganan hukum,” ujar Alamsyah, Minggu sore.

Ia memastikan, hingga sore hari kondisi di lokasi kejadian telah berhasil dikendalikan. Namun demikian, aparat masih melakukan penjagaan dan penyelidikan lanjutan guna mengungkap aktor-aktor yang memicu keributan.

“Perintah pimpinan jelas, seluruh pelaku akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Tidak ada toleransi bagi pihak-pihak yang mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.

Lebih lanjut, kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak terhasut informasi liar yang beredar di media sosial, yang berpotensi memperkeruh suasana dan memicu konflik susulan.

“Kami imbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Situasi saat ini sudah kondusif dan kami terus melakukan pemantauan,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, polisi belum merilis secara resmi jumlah korban maupun kerugian materiil yang ditimbulkan. Proses pendalaman masih berlangsung untuk memastikan siapa saja yang terlibat serta motif di balik aksi tersebut.

Reporter: M. Aditya Prayuda
Editor: Akmal Aoulia

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Patroli Laut, Kapolresta Tangerang Sisir Perairan Pulau Cangkir hingga Batas Serang
Jelang Persija vs Persib di GBK, Polres Tangerang Kota Siagakan Pengamanan di Jalur hingga Stasiun
17.800 Personel Dikerahkan! Persija vs Persib di GBK Dikawal Superketat
Singgah di Masjid Natabel Jannah, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo Berbagi Santunan dan Jumat Berkah
Kapolri: Stabilitas Keamanan Jadi Syarat Utama Investasi
Sekretariat Sabuk Kamtibmas Polsek Kelapa Dua Resmi Dibuka, Perkuat Sinergi Polisi dan Masyarakat
Perkuat Pendidikan Inklusif, UIA Jalin Sinergi dengan Yayasan Bakti Kusuma Cerdas Ceria
Wakapolri: Penanganan Bencana dan Konflik Sosial Harus Utamakan Pencegahan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:17 WIB

Patroli Laut, Kapolresta Tangerang Sisir Perairan Pulau Cangkir hingga Batas Serang

Sabtu, 12 September 2026 - 12:00 WIB

17.800 Personel Dikerahkan! Persija vs Persib di GBK Dikawal Superketat

Jumat, 11 September 2026 - 22:20 WIB

Singgah di Masjid Natabel Jannah, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo Berbagi Santunan dan Jumat Berkah

Jumat, 11 September 2026 - 21:53 WIB

Kapolri: Stabilitas Keamanan Jadi Syarat Utama Investasi

Selasa, 8 September 2026 - 17:50 WIB

Sekretariat Sabuk Kamtibmas Polsek Kelapa Dua Resmi Dibuka, Perkuat Sinergi Polisi dan Masyarakat

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights