Viral WNA Israel Punya e-KTP Indonesia, Dukcapil Pastikan Dokumen Itu Palsu

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 00:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, Mata Aktual News– Viral di media sosial beredar foto KTP elektronik atas nama Aron Geller, yang disebut-sebut sebagai warga negara Israel dengan alamat Kampung Pasirhayam, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Kabar ini sontak memicu kehebohan publik karena disebut melibatkan warga asing yang memiliki dokumen kependudukan Indonesia.

Namun, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur menegaskan bahwa KTP tersebut palsu.
Kepala Disdukcapil Cianjur Asep Kusmanawijaya menjelaskan, pihaknya telah menelusuri kebenaran informasi tersebut sejak kabar pertama muncul pada Juli 2025.

“Kami sudah melakukan pengecekan langsung ke alamat yang tercantum di KTP tersebut. Hasilnya, tidak ada warga bernama Aron Geller yang tinggal di sana, dan NIK yang tertera juga tidak ditemukan dalam sistem kependudukan,” ujar Asep, Sabtu (25/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penelusuran lapangan juga menunjukkan bahwa warga sekitar tidak mengenal nama tersebut. Dengan demikian, Disdukcapil memastikan tidak ada warga negara asing yang tercatat sebagai penduduk Kabupaten Cianjur.

Hal senada disampaikan Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, yang menegaskan keaslian e-KTP tersebut tidak valid.

“Kami sudah memeriksa data yang beredar di media sosial. Bila di sosial media diceritakan yang bersangkutan memiliki KTP elektronik Indonesia, bisa dipastikan KTP itu palsu,” kata Teguh.

Lebih lanjut, Teguh mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi dari sumber resmi. Ia menegaskan bahwa pembuatan dan penerbitan e-KTP memiliki sistem keamanan berlapis yang sulit dipalsukan.

Sementara itu, Aktivis Pers sekaligus Pemimpin Redaksi Mata Aktual News, Merry Witrayeni Mursal, menyoroti pentingnya tanggung jawab media dan masyarakat dalam menyaring arus informasi digital.

“Fenomena viral seperti ini menunjukkan betapa mudahnya hoaks tumbuh di ruang publik. Media yang profesional harus menjadi penjaga akurasi, bukan corong sensasi. Tugas kita adalah memastikan publik mendapatkan informasi yang benar, terverifikasi, dan bermanfaat,” ujar Merry. Dalam keterangannya Senin (27/10/2025)

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak tergoda untuk ikut menyebarkan informasi yang belum jelas sumber dan faktanya, karena dapat menimbulkan keresahan serta merusak kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Peristiwa ini menjadi momentum bagi semua pihak — pemerintah, media, dan masyarakat — untuk memperkuat literasi digital, sekaligus membangun kesadaran bersama bahwa kebenaran informasi adalah fondasi dari keadaban publik.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karyawan Disingkirkan Sepihak? HC Billiard Sepatan Disomasi, Hak Pekerja Dipertanyakan
Bupati Agam Sidak Damkar, Evaluasi Total Usai Insiden Kehabisan BBM
Kebakaran Hebat di Koto Gadang Agam, Rumah dan Kendaraan Hangus, Satu Warga Terluka
Warga Portal Akses ke Pabrik BSS, Tuntut Kejelasan Status Lahan
FOMPPA dan Ormas Pakuhaji Bagikan Takjil serta Santuni Anak Yatim, Dihadiri Anggota DPRD Banten
MTs Muhammadiyah Kampung Tangah Semarakkan Ramadan dengan Lomba Religi
Wujud Kepedulian di Bulan Suci, Pemdes Babakan Madang Tebar 6.500 Paket Takjil
PSHT Ranting Rajeg Bagikan 500 Box Takjil Gratis dan Gelar Buka Bersama di Bulan Ramadan
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 19:46 WIB

Karyawan Disingkirkan Sepihak? HC Billiard Sepatan Disomasi, Hak Pekerja Dipertanyakan

Minggu, 5 April 2026 - 15:09 WIB

Bupati Agam Sidak Damkar, Evaluasi Total Usai Insiden Kehabisan BBM

Jumat, 3 April 2026 - 09:38 WIB

Kebakaran Hebat di Koto Gadang Agam, Rumah dan Kendaraan Hangus, Satu Warga Terluka

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:16 WIB

Warga Portal Akses ke Pabrik BSS, Tuntut Kejelasan Status Lahan

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:36 WIB

FOMPPA dan Ormas Pakuhaji Bagikan Takjil serta Santuni Anak Yatim, Dihadiri Anggota DPRD Banten

Berita Terbaru

Uncategorized

Andalas Fest 2026, Ajang Edukatif Anak Usia Dini di Halim

Senin, 13 Apr 2026 - 16:33 WIB

HUKUM

Dua Tahun Mandek, Keadilan Wartawan Terabaikan

Minggu, 12 Apr 2026 - 14:44 WIB

Verified by MonsterInsights