Bedah Buku “JI Sampai NKRI” Ungkap Fenomena Deradikalisasi Kolektif di Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Mata Aktual News — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang menggelar acara bedah buku “JI Sampai NKRI” di Aula Gedung MUI Kota Tangerang, Kamis (18/9/2025). Kegiatan bertema “Merawat Indonesia, Menuju Harmoni Bangsa” ini menghadirkan tokoh agama, akademisi, aparat penegak hukum, serta lebih dari 250 peserta lintas elemen masyarakat.

Buku karya Dr. Sholahuddin tersebut mengulas perjalanan panjang Jemaah Islamiyah (JI) sejak peristiwa Bom Bali 2002 hingga deklarasi pembubarannya pada 30 Juni 2024. Peristiwa ini disebut sebagai deradikalisasi kolektif — fenomena langka ketika sebuah kelompok bersenjata memilih meninggalkan jalan kekerasan dan beralih ke jalur dakwah serta pendidikan.

“Ini momentum penting, bukan hanya bagi Indonesia, tetapi juga dunia internasional. Tidak banyak organisasi teroris yang secara kolektif memutuskan meninggalkan ideologi kekerasan,” tegas Sholahuddin saat pemaparan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah narasumber turut hadir, di antaranya Ust. Para Wijayanto (mantan Amir JI), Brigjen Pol John Weynratt Hutagalung, S.I.K. (Direktur Pencegahan) yang diwakili AKBP Joko Dwi Harsono, S.I.K., M.Hum., KH. Ahmad Bajuri Khotib, MA, Kombes Pol Dr. Raden M. Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., Dr. H. Muhamad Qustulani, MA.Hum., serta Dr. H. Muhammad Soleh Hapudin, M.Si.

Direktur Pencegahan Brigjen Pol John Weynratt Hutagalung menegaskan bahwa forum ini menjadi wadah penting membangun kesadaran kolektif melawan radikalisme. “Bedah buku ini bukan hanya forum akademis, tetapi sarana memperkuat kolaborasi lintas elemen bangsa. Kami mendorong lahirnya agen-agen perdamaian dari masyarakat untuk menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya dalam sambutan.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, termasuk tokoh lintas agama, pimpinan ormas, pengurus majelis taklim, penyuluh agama, pengurus DKM, mahasiswa, forum kerukunan (FKUB, FKDM), serta unsur pemerintah daerah. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan luas terhadap penguatan moderasi beragama dan nilai-nilai kebangsaan.

Melalui kegiatan ini, MUI Kota Tangerang bersama Direktorat Pencegahan dan mitra strategis berharap lahir jejaring kolaborasi masyarakat dalam menangkal radikalisme serta meneguhkan narasi kebangsaan.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karyawan Disingkirkan Sepihak? HC Billiard Sepatan Disomasi, Hak Pekerja Dipertanyakan
Bupati Agam Sidak Damkar, Evaluasi Total Usai Insiden Kehabisan BBM
Kebakaran Hebat di Koto Gadang Agam, Rumah dan Kendaraan Hangus, Satu Warga Terluka
Warga Portal Akses ke Pabrik BSS, Tuntut Kejelasan Status Lahan
FOMPPA dan Ormas Pakuhaji Bagikan Takjil serta Santuni Anak Yatim, Dihadiri Anggota DPRD Banten
MTs Muhammadiyah Kampung Tangah Semarakkan Ramadan dengan Lomba Religi
Wujud Kepedulian di Bulan Suci, Pemdes Babakan Madang Tebar 6.500 Paket Takjil
PSHT Ranting Rajeg Bagikan 500 Box Takjil Gratis dan Gelar Buka Bersama di Bulan Ramadan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 19:46 WIB

Karyawan Disingkirkan Sepihak? HC Billiard Sepatan Disomasi, Hak Pekerja Dipertanyakan

Minggu, 5 April 2026 - 15:09 WIB

Bupati Agam Sidak Damkar, Evaluasi Total Usai Insiden Kehabisan BBM

Jumat, 3 April 2026 - 09:38 WIB

Kebakaran Hebat di Koto Gadang Agam, Rumah dan Kendaraan Hangus, Satu Warga Terluka

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:16 WIB

Warga Portal Akses ke Pabrik BSS, Tuntut Kejelasan Status Lahan

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:36 WIB

FOMPPA dan Ormas Pakuhaji Bagikan Takjil serta Santuni Anak Yatim, Dihadiri Anggota DPRD Banten

Berita Terbaru

Uncategorized

Andalas Fest 2026, Ajang Edukatif Anak Usia Dini di Halim

Senin, 13 Apr 2026 - 16:33 WIB

Verified by MonsterInsights