Mataaktualnews — Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kembali memberikan Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026 untuk kementerian dan lembaga pemerintah daerah yang dinilai memiliki kinerja pelayanan investasi terbaik.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi pemerintah pusat dan daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan perizinan serta mempercepat pelaksanaan kegiatan berusaha.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Andi Yuslim Patawari (AYP), mengatakan Kadin Indonesia bersama sejumlah kementerian dan lembaga terlibat aktif dalam proses penilaian Anugerah Layanan Investasi 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami dari Kadin serta sejumlah lembaga lain di Indonesia. Harapan kita bahwa dengan pelayanan yang tepat ada kepastian, akan memudahkan investasi,” Ungkap AYP.
Menurut AYP, kualitas pelayanan dan kepastian dalam proses investasi menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif. Kemudahan berinvestasi, kata dia, diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan aktivitas usaha, tetapi juga memberikan efek terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Kita berharap, dengan kemudahan investasi akan terjadi peningkatan ekonomi di masyarakat, dengan target pemerintah pencapaian 8 persen dan mengeliminasi kemiskinan 0 persen,” Tambahnya
ALI 2026 merupakan puncak rangkaian Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Tahun 2026 yang telah berlangsung sejak April 2026. Dalam penilaian tersebut, terdapat 571 objek yang menjadi sasaran evaluasi, terdiri atas 546 pemerintah daerah dan 25 kementerian/lembaga.
Proses penilaian dilakukan oleh Tim Penilai dan Tim Teknis Penilai yang melibatkan sejumlah unsur kementerian dan lembaga, di antaranya Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri, Sekretariat Dukungan Kabinet, Kementerian PANRB, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Kadin Indonesia, serta KPPOD.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan investasi secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah dan dunia usaha.
Bagi Kadin Indonesia, peningkatan kualitas pelayanan investasi merupakan bagian penting dalam menciptakan kepastian berusaha dan mendorong investasi yang pada akhirnya diharapkan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional
“Peningkatan kualitas merupakan bagian terpenting dalam penciptaan kepastian usaha untuk mendorong nilai investasi yang diharapkan untuk memberi kontribusi pertumbuhan ekonomi nasional” Tutup AYP
Reporter: Piye
Editor: Redaksi







