Tangerang, Mata Aktual News — Polres Metro Tangerang Kota kembali menunjukkan pendekatan humanis dengan turun langsung ke tengah masyarakat. Melalui program Jumat Peduli, puluhan pengemudi ojek online (ojol) tak hanya menerima bantuan sosial, tetapi juga mendapatkan ruang untuk menyampaikan keluhan secara terbuka, Jumat (27/3/2026).
Kegiatan yang digelar di halaman Masjid Al Fatah itu dipimpin langsung Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari. Sebanyak 50 pengemudi ojol hadir dan terlibat dalam dialog interaktif bersama jajaran kepolisian.

Sebanyak 50 paket sembako disalurkan kepada para driver sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja sektor informal yang berperan penting dalam mobilitas masyarakat perkotaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Kami ingin memastikan kehadiran polisi benar-benar dirasakan, sekaligus mendengar langsung apa yang menjadi keluhan masyarakat di lapangan,” tegas Jauhari.
Ia menekankan, pengemudi ojol memiliki posisi strategis sebagai bagian dari elemen masyarakat yang setiap hari berada di ruang publik. Informasi dari mereka dinilai krusial dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Sinergi ini harus terus dibangun. Ojol bisa menjadi mitra kami dalam mendeteksi potensi gangguan kamtibmas sejak dini,” ujarnya.
Program Jumat Curhat yang menjadi bagian dari kegiatan ini disebut sebagai upaya konkret Polri membuka ruang komunikasi dua arah yang lebih transparan dan responsif.
Respons positif datang dari para peserta. Mereka mengaku kegiatan tersebut memberi ruang yang selama ini jarang didapatkan—yakni menyampaikan aspirasi langsung kepada pimpinan kepolisian.
“Kami merasa benar-benar didengar, bukan sekadar dikumpulkan. Harapannya ini bisa terus berlanjut,” ungkap salah satu pengemudi.
Melalui kegiatan ini, Polres Metro Tangerang Kota menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun rasa aman dan kepercayaan publik.
Reporter: Dian Pramudja








