Home / TNI

Kapal Penumpang KM Alisa Kecelakaan, TNI AL Turun Tangan

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado | Mata Aktual News —
Kapal motor penumpang KM Alisa dilaporkan mengalami kecelakaan di perairan antara Pulau Gangga dan Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Kamis (5/2/2026) sore. Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial dan mengundang perhatian publik.

Berdasarkan data awal, KM Alisa memiliki panjang sekitar 17,50 meter dan lebar 3,25 meter, dengan nakhoda Abson Bawaele (67). Insiden terjadi saat kapal tengah mengangkut sejumlah penumpang.

Kadister Kodaeral VIII, Letkol Laut (P) I Dewa Rai Parwata, yang berada di atas kapal saat kejadian, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi secara mendadak. Pada saat itu, terdapat 10 personel Kodaeral VIII yang juga menjadi penumpang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat kejadian, terdapat 10 personel Kodaeral VIII di atas kapal. Mereka langsung terjun ke laut untuk membantu penumpang yang jatuh dan melakukan penyelamatan,” ujar Letkol Dewa Rai Parwata kepada Mata Aktual News, Kamis malam.

Para penumpang yang berhasil diselamatkan kemudian dievakuasi menggunakan perahu milik masyarakat, nelayan setempat, serta perahu milik Perusahaan Mutiara Erguji Sinar Insani.

Evakuasi dilakukan menuju Desa Gangga, Desa Tambun, dan Desa Talise.
Terkait jumlah penumpang, pihak Kodaeral VIII menyatakan masih melakukan pendataan dan koordinasi dengan pihak syahbandar setempat.

“Diperkirakan terdapat puluhan penumpang di atas kapal. Jumlah pasti masih dalam pendataan dan koordinasi dengan syahbandar,” jelasnya.

Sementara itu, Komandan Satuan Patroli Kodaeral VIII Manado, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CRMP, menyampaikan bahwa Komandan Kodaeral VIII Laksda TNI Dery Trisenanto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla langsung merespons kejadian tersebut dengan mengerahkan unsur laut TNI AL.

“Unsur Satrol Kodaeral VIII, yakni KRI Selar-879 dan KAL PTL, telah bergerak menuju lokasi kejadian untuk membantu proses evakuasi. Direncanakan besok dilakukan evakuasi lanjutan penumpang dari Talise ke Manado,” ungkapnya.

Selain pengerahan unsur laut, Kodaeral VIII juga menyiagakan dukungan kesehatan di Pos Likupang guna mengantisipasi kebutuhan medis para penumpang.

“Tim dukungan kesehatan disiagakan dengan enam personel, didukung satu unit ambulans dan satu unit kendaraan operasional,” pungkas Dansatrol Kodaeral VIII.

Hingga berita ini diterbitkan, proses pendataan penumpang serta penanganan lanjutan masih terus dilakukan oleh pihak terkait.

Reporter: M. Aditya
Editor: Redpel

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI AL Tangkap Pumpboat Pembawa Sianida dan Miras Ilegal
Jenazah Prajurit Marinir Korban Longsor di Bandung Barat Dimakamkan di Gorontalo
Satrol Kodaeral VIII Manado Gelar Sertijab Komandan KRI Kakap-811
Negara Tak Cuma Nonton, Babinsa Evakuasi Warga Bidara Cina
Aksi Sigap Babinsa Selamatkan Warga Stroke saat Banjir
Dankodaeral VIII Kunjungi Korban Pemukulan di RS Kandou Manado
Marinir dan POLA Bitung Satukan Langkah Jaga Kondusivitas
Satgas Kodim 0506 Turun Tangan, Sampah Pasca Banjir Periuk Diangkut
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:27 WIB

Kapal Penumpang KM Alisa Kecelakaan, TNI AL Turun Tangan

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:57 WIB

TNI AL Tangkap Pumpboat Pembawa Sianida dan Miras Ilegal

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:57 WIB

Jenazah Prajurit Marinir Korban Longsor di Bandung Barat Dimakamkan di Gorontalo

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:04 WIB

Satrol Kodaeral VIII Manado Gelar Sertijab Komandan KRI Kakap-811

Sabtu, 31 Januari 2026 - 01:23 WIB

Negara Tak Cuma Nonton, Babinsa Evakuasi Warga Bidara Cina

Berita Terbaru

Daerah

Bayar Lancar, Air Mandek: Keluhan Warga Girian Menguat

Kamis, 5 Feb 2026 - 22:45 WIB

Daerah

Blasting Tambang Picu Protes Warga Kota Bitung

Kamis, 5 Feb 2026 - 19:26 WIB

Pemerintahan

Intan Ketok Palu: Perempuan Wajib Turun Gunung

Kamis, 5 Feb 2026 - 18:08 WIB

Verified by MonsterInsights