Isu Pasar dan RSUD, Kunjungan Wali Kota Jadi Sorotan

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tebingtinggi, Mata Aktual News—
Kunjungan Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih ke keluarga pedagang Pasar Gambir yang meninggal dunia dan menjenguk pasien lansia yang sempat ditolak RSUD dr. Kumpulan Pane memantik perhatian publik. Bukan karena gesturnya, melainkan karena momentumnya.

Kunjungan baru dilakukan pada Sabtu (17/1/2026), hampir dua pekan setelah dua peristiwa tersebut mengguncang perasaan warga dan memantik kegaduhan luas. Di mata publik, empati yang datang belakangan tetap diapresiasi, namun pertanyaan tentang keterlambatan tak terelakkan.

“Kalau dari awal hadir, suasananya mungkin berbeda. Sekarang orang sudah telanjur kecewa,” ujar seorang warga Tebingtinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus yang menjadi sorotan publik itu adalah meninggalnya Lindon Malau (61), pedagang Pasar Gambir yang pingsan saat rapat penataan kios, serta kasus Ibu Suliyem (64), pasien lansia yang sempat mengalami penolakan layanan di RSUD dr. Kumpulan Pane.

Situasi ini kian menarik perhatian karena berlangsung beriringan dengan menguatnya wacana hak interpelasi di DPRD Kota Tebingtinggi. Rapat paripurna DPRD dijadwalkan pada Senin (19/1/2026), dengan materi yang salah satunya menyentuh langsung persoalan Pasar Gambir dan pelayanan kesehatan.

Tak pelak, sebagian warga mengaitkan kunjungan Wali Kota dengan dinamika politik tersebut. “Wajar kalau publik menghubungkan. Timing-nya berdekatan,” kata warga lainnya, seraya menegaskan bahwa penilaian itu tumbuh dari persepsi publik, bukan tuduhan.

Sorotan juga mengarah pada aktivitas Kepala Dinas Perdagangan yang disebut-sebut melakukan pertemuan informal dengan sejumlah anggota DPRD di sebuah kafe kawasan Brohol. Di ruang publik, pertemuan ini memunculkan dua tafsir: komunikasi biasa atau manuver menjelang interpelasi.

Pemerintah Kota Tebingtinggi sendiri menegaskan bahwa kunjungan Wali Kota merupakan bentuk empati dan tanggung jawab moral. Dalam keterangannya, Wali Kota menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf kepada keluarga pedagang Pasar Gambir serta kepada keluarga pasien RSUD.

Wali Kota juga menyatakan akan melakukan evaluasi dan tidak segan mengambil langkah tegas bila ditemukan unsur kelalaian dalam pelayanan publik.

Namun bagi sebagian warga, empati simbolik tak cukup. Publik menunggu pembenahan nyata, bukan sekadar hadir ketika tekanan membesar. “Yang dibutuhkan itu perubahan cara kerja, bukan hanya kunjungan,” ujar warga.

Dengan agenda interpelasi yang tinggal hitungan hari, publik kini menanti apakah respons pemerintah kota akan berhenti pada gestur, atau berlanjut pada keterbukaan dan keberanian membenahi persoalan secara mendasar.

Reporter: AMan
Editor: Redaktur Pelaksana

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Pramono Meradang, PMI DKI Jakarta Tarik Duit Ke ASN?
Kampanye GEMA HATI Digelar di Cipinang Besar Utara, Orang Tua Diajak Terapkan Disiplin Positif
PPID Kecamatan Jatinegara Buka Akses Informasi Publik, Warga Diminta Waspadai Hoaks
Tak Cuma Dikasih Bantuan, Disabilitas Harus Dikasih Kesempatan Kerja
Pramono-Mamdani Adu Jurus Atasi Problem Kota: Macet, Banjir Sampai Jakarta Bond
JT 51 Bujana Tirta Misterius, Lurah Pisangan Timur: Kami Tak Tahu dan Tak Pernah Rekomendasikan
Taman Kok Jadi Bisnis BUMD? KPKB Sentil Distamhut: Dasar Hukumnya Mana?
Konfirmasi Harus Bersurat, Aktivis Pertanyakan Keterbukaan Informasi Distamhut DKI
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Gubernur Pramono Meradang, PMI DKI Jakarta Tarik Duit Ke ASN?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Kampanye GEMA HATI Digelar di Cipinang Besar Utara, Orang Tua Diajak Terapkan Disiplin Positif

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:46 WIB

PPID Kecamatan Jatinegara Buka Akses Informasi Publik, Warga Diminta Waspadai Hoaks

Jumat, 25 September 2026 - 13:59 WIB

Tak Cuma Dikasih Bantuan, Disabilitas Harus Dikasih Kesempatan Kerja

Senin, 21 September 2026 - 17:29 WIB

Pramono-Mamdani Adu Jurus Atasi Problem Kota: Macet, Banjir Sampai Jakarta Bond

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights