Isra Mi’raj 1446 H, Polres Bitung Diingatkan: Iman Jangan Kalah oleh Seragam

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung, Mata Aktual News — Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah di lingkungan Polres Bitung menjadi pengingat keras bahwa kekuatan utama aparat penegak hukum bukan hanya senjata dan kewenangan, melainkan iman, nurani, dan kepedulian terhadap rakyat.

Digelar di Masjid As Salam Aspol Pinokalan, Jumat (16/1/2026), kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Di tengah sorotan publik terhadap perilaku aparat, momentum Isra Mi’raj dijadikan ruang refleksi agar seragam dan pangkat tidak menggerus empati serta nilai kemanusiaan.

Tema “Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial” menjadi penegasan bahwa Polri dituntut hadir dengan hati, bukan sekadar prosedur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabag SDM Polres Bitung, KOMPOL Muhammad Rusman Saleh, S.E., M.H., yang mewakili Kapolres Bitung, menegaskan pentingnya menjadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai cermin kejujuran dan kontrol diri bagi setiap personel.

“Keimanan dan ketakwaan harus menjadi fondasi. Tanpa itu, kewenangan bisa berubah menjadi arogansi, dan tugas pelayanan berpotensi kehilangan sisi kemanusiaan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kepedulian sosial bukan jargon, melainkan sikap nyata yang harus hadir dalam setiap tindakan aparat di lapangan, terutama saat berhadapan langsung dengan masyarakat kecil.

Tausiyah disampaikan oleh Bripka Nadir Bahcmid, personel Sipropam Polres Bitung. Ia mengingatkan bahwa Rasulullah SAW adalah teladan kepemimpinan yang adil, jujur, dan berpihak pada kaum lemah nilai yang seharusnya menjadi kompas moral bagi setiap anggota Polri.

Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi pesan terbuka bahwa reformasi mental aparat tidak cukup dengan slogan dan upacara.

Tanpa penguatan iman dan nurani, kepercayaan publik akan sulit dipulihkan. Sebaliknya, bila nilai spiritual benar-benar dihidupkan, Polri berpeluang kembali berdiri sebagai pelindung rakyat, bukan sekadar simbol kekuasaan.

Reporter: M. Aditya Prayuda
Editor: Anandra

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Patroli Laut, Kapolresta Tangerang Sisir Perairan Pulau Cangkir hingga Batas Serang
Jelang Persija vs Persib di GBK, Polres Tangerang Kota Siagakan Pengamanan di Jalur hingga Stasiun
17.800 Personel Dikerahkan! Persija vs Persib di GBK Dikawal Superketat
Singgah di Masjid Natabel Jannah, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo Berbagi Santunan dan Jumat Berkah
Kapolri: Stabilitas Keamanan Jadi Syarat Utama Investasi
Sekretariat Sabuk Kamtibmas Polsek Kelapa Dua Resmi Dibuka, Perkuat Sinergi Polisi dan Masyarakat
Perkuat Pendidikan Inklusif, UIA Jalin Sinergi dengan Yayasan Bakti Kusuma Cerdas Ceria
Wakapolri: Penanganan Bencana dan Konflik Sosial Harus Utamakan Pencegahan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:17 WIB

Patroli Laut, Kapolresta Tangerang Sisir Perairan Pulau Cangkir hingga Batas Serang

Sabtu, 12 September 2026 - 12:00 WIB

17.800 Personel Dikerahkan! Persija vs Persib di GBK Dikawal Superketat

Jumat, 11 September 2026 - 22:20 WIB

Singgah di Masjid Natabel Jannah, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo Berbagi Santunan dan Jumat Berkah

Jumat, 11 September 2026 - 21:53 WIB

Kapolri: Stabilitas Keamanan Jadi Syarat Utama Investasi

Selasa, 8 September 2026 - 17:50 WIB

Sekretariat Sabuk Kamtibmas Polsek Kelapa Dua Resmi Dibuka, Perkuat Sinergi Polisi dan Masyarakat

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights