Viral Dugaan Kekerasan Anak di Sepatan Timur, Polisi Periksa Saksi dan Dalami Motif

- Jurnalis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, Mata Aktual News — Polres Metro Tangerang Kota mendalami dugaan kekerasan terhadap anak di wilayah Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, setelah menerima laporan pada 29 September 2026 dan menindaklanjuti beredarnya video terkait peristiwa tersebut di media sosial. Penyidik telah memeriksa pelapor, sejumlah saksi, serta mengantongi hasil visum et repertum untuk mengungkap kronologi dan memastikan langkah hukum selanjutnya.

Dugaan peristiwa kekerasan itu disebut terjadi pada 25 September 2026 sekitar pukul 20.30 WIB. Hingga kini, polisi masih mendalami latar belakang kejadian, termasuk motif dan keterangan anak-anak yang dilaporkan.

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Gunawan, S.A.P., M.H., membenarkan bahwa perkara tersebut sedang ditangani oleh penyidik Satreskrim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, kami dari Polres Metro Tangerang Kota mendapatkan informasi video viral di media sosial terkait anak di bawah umur yang mendapatkan kekerasan yang diduga dilakukan oleh temannya sendiri. Saat ini, perkara dalam proses penyelidikan,” ujar Gunawan.

Dalam proses penyelidikan, penyidik telah meminta keterangan ibu korban selaku pelapor dan tiga anak yang mengetahui atau melihat kejadian tersebut.

Polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap anak korban, memperoleh hasil visum et repertum, serta mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara, termasuk rekaman video dan dokumen pendukung.

Selain itu, penyidik telah mengundang tiga anak yang dilaporkan untuk dimintai keterangan dengan didampingi orang tua masing-masing.

Gunawan menegaskan, penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti guna memperoleh gambaran utuh mengenai peristiwa yang dilaporkan.

“Dalam penanganan perkara ini, penyidik Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota telah melakukan pemeriksaan terhadap pelapor, yaitu ibu korban, dan tiga orang anak sebagai saksi. Penyidik juga telah mengundang tiga orang anak yang dilaporkan untuk dimintai keterangan dengan didampingi oleh orang tuanya,” jelasnya.

Terkait motif dan penyebab kejadian, polisi belum memberikan kesimpulan karena proses pendalaman masih berlangsung.

“Motif dalam perkara tersebut masih kami dalami,” kata Gunawan.

Di tengah proses penyelidikan, Polres Metro Tangerang Kota juga berkoordinasi dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tangerang guna memastikan korban memperoleh pendampingan dan dukungan pemulihan psikologis atau trauma healing.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperhatikan kondisi psikologis korban sekaligus memastikan penanganan perkara tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.

Gunawan menegaskan bahwa pemeriksaan perkara yang melibatkan anak harus memperhatikan perlindungan identitas, kondisi psikologis, serta hak-hak anak yang terlibat.

Polisi juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan dan membangun komunikasi terbuka dengan anak. Persoalan yang melibatkan anak, menurutnya, perlu diselesaikan melalui pendekatan yang tepat tanpa kekerasan.

“Kami mengingatkan bahwa segala bentuk kekerasan terhadap anak tidak dapat dibenarkan. Apabila masyarakat mengetahui atau menyaksikan dugaan kekerasan terhadap anak, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Gunawan.

Polres Metro Tangerang Kota memastikan penyelidikan masih berjalan. Penyidik merencanakan pemeriksaan lanjutan terhadap anak-anak yang dilaporkan untuk memperdalam keterangan dan membuat terang perkara sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.

Sampai proses tersebut selesai, dugaan kekerasan ini masih dalam tahap penyelidikan. Penentuan ada atau tidaknya tindak pidana serta pihak yang bertanggung jawab akan didasarkan pada hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh penyidik.

Reporter: Dian Pramudja
Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Pimpin Sertijab, Lima Jabatan Strategis Polri Berganti
Polsek Batuceper Santuni 30 Anak Yatim, Kapolsek: Silaturahmi untuk Jaga Kondusivitas
Cegah Pelajar Ikut Aksi Massa, Polres Metro Tangerang Kota Perkuat Program Bapak Asuh
Polisi Bawa Tumpeng, Serbu Markas TNI di Tangerang
Viral di Medsos, Polisi Tangkap Joki Aksi Kejahatan Jalanan yang Rampas Motor Pelajar di Karawaci
Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit
Dua SMP di Tigaraksa Disambangi Polisi, Siswa Dibidik Masuk SMA Kemala Taruna Bhayangkara
Nyamar Jadi Petugas Provider, Spesialis Pencuri Tower BTS Ditangkap di Tangerang
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Viral Dugaan Kekerasan Anak di Sepatan Timur, Polisi Periksa Saksi dan Dalami Motif

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Kapolri Pimpin Sertijab, Lima Jabatan Strategis Polri Berganti

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:26 WIB

Polsek Batuceper Santuni 30 Anak Yatim, Kapolsek: Silaturahmi untuk Jaga Kondusivitas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Cegah Pelajar Ikut Aksi Massa, Polres Metro Tangerang Kota Perkuat Program Bapak Asuh

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Polisi Bawa Tumpeng, Serbu Markas TNI di Tangerang

Berita Terbaru

Pemerintahan

Gubernur Pramono Meradang, PMI DKI Jakarta Tarik Duit Ke ASN?

Kamis, 8 Okt 2026 - 16:34 WIB

Verified by MonsterInsights