Sampah Jadi Isu Utama Musrenbang Kecamatan Kosambi

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 03:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Mata Aktual News —
Persoalan sampah menjadi isu utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Kosambi yang digelar bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Tangerang, Kamis (22/01/2026).

Musrenbang yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Kosambi tersebut mengusung tema “Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Berkelanjutan”. Kegiatan berjalan aktif dan partisipatif dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan ini perwakilan BAPPEDA Kabupaten Tangerang, Camat Kosambi H. Asmawi, unsur Forkopimcam, Ketua APDESI Kabupaten Tangerang, anggota DPRD Kabupaten Tangerang dan DPRD Provinsi Banten, Kapolsek, Danramil, para kepala desa se-Kecamatan Kosambi, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga kemasyarakatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Kosambi H. Asmawi dalam sambutannya menegaskan bahwa persoalan sampah masih menjadi keluhan utama masyarakat, selain banjir dan kerusakan infrastruktur jalan.

Menurutnya, penanganan sampah yang belum optimal berdampak langsung pada lingkungan, kesehatan warga, serta memperparah banjir saat musim hujan.

“Masalah sampah ini sangat dirasakan masyarakat. Selain mengganggu kebersihan lingkungan, sampah juga menjadi salah satu penyebab banjir di sejumlah titik di Kecamatan Kosambi,” ujar H. Asmawi.

Ia berharap melalui forum Musrenbang, seluruh usulan dari desa-desa terkait pengelolaan sampah, perbaikan drainase, serta penanganan banjir dapat menjadi prioritas pembangunan daerah.

“Kami berharap aspirasi masyarakat, khususnya terkait sampah dan banjir, dapat direalisasikan. Setidaknya pemerintah daerah sudah menerima dan mencatat kebutuhan masyarakat Kecamatan Kosambi,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan BAPPEDA Kabupaten Tangerang menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berbasis kebutuhan masyarakat.

“Usulan yang masuk akan diverifikasi dan disesuaikan dengan RPJMD Kabupaten Tangerang. Penanganan sampah dan banjir menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.

Dalam sesi diskusi, sejumlah kepala desa juga menyampaikan kondisi pengelolaan sampah di wilayah masing-masing serta titik-titik rawan banjir akibat buruknya sistem drainase. Usulan tersebut diharapkan dapat direalisasikan pada tahun anggaran mendatang.

Musrenbang Kecamatan Kosambi diharapkan mampu menghasilkan rumusan program pembangunan yang tepat sasaran, khususnya dalam penanganan sampah, pengendalian banjir, serta peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tangerang.

Reporter: Alex Didi
Editor: Akmal Aoulia

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Tigaraksa Serbu Pangan Murah Jelang Idul Fitri
Rudy Susmanto Minta Kades Gunung Picung Bangun Desa dengan Hati
Langkah Cegah Tawuran, Kelurahan Tangki Resmikan Program Kejar Paket Lewat PKBM Gempita
FKMGS Ajukan Kegiatan Peringatan Hari Hutan Sedunia 2026 ke Bupati Bogor
Diduga Ada Praktik Prostitusi di Kosan 88, Warga Cipinang Besar Utara Minta Penertiban
Kelurahan Cipinang Besar Selatan Santuni Yatim dan Apresiasi Garda Terdepan saat Ramadan
Hotmix Desa Rawaboni Tanpa Papan Anggaran, Publik Pertanyakan Transparansi Dana Desa
PAM Jaya Dorong Perluasan Zona Bebas Air Tanah, Gedung Tinggi Diminta Stop Gunakan Sumur
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:00 WIB

Warga Tigaraksa Serbu Pangan Murah Jelang Idul Fitri

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:48 WIB

Rudy Susmanto Minta Kades Gunung Picung Bangun Desa dengan Hati

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:01 WIB

FKMGS Ajukan Kegiatan Peringatan Hari Hutan Sedunia 2026 ke Bupati Bogor

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:10 WIB

Diduga Ada Praktik Prostitusi di Kosan 88, Warga Cipinang Besar Utara Minta Penertiban

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:27 WIB

Kelurahan Cipinang Besar Selatan Santuni Yatim dan Apresiasi Garda Terdepan saat Ramadan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Warga Tigaraksa Serbu Pangan Murah Jelang Idul Fitri

Selasa, 17 Mar 2026 - 19:00 WIB

Pemerintahan

Rudy Susmanto Minta Kades Gunung Picung Bangun Desa dengan Hati

Selasa, 17 Mar 2026 - 00:48 WIB

Verified by MonsterInsights