Jakarta, Mata Aktual News— Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia menyatakan dukungan terhadap target Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mencapai cakupan layanan air bersih sebesar 90 persen. Target tersebut dinilai penting dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus memenuhi hak dasar warga.
Ketua Umum Rekan Indonesia Agung Nugroho mengatakan akses air bersih yang aman dan merata merupakan faktor utama dalam pencegahan penyakit berbasis lingkungan, khususnya di wilayah perkotaan dengan tingkat kepadatan tinggi seperti Jakarta.
“Penyediaan air bersih tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga sangat menentukan kualitas kesehatan masyarakat,” kata Agung di Jakarta, Sabtu (31/1/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengutip data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebutkan bahwa akses terhadap air minum yang aman, sanitasi, dan kebersihan (WASH) memiliki hubungan erat dengan penurunan angka penyakit menular, seperti diare. Kondisi WASH yang tidak memadai masih menjadi salah satu penyebab utama penyakit yang dapat dicegah.
Selain itu, laporan bersama WHO dan UNICEF mencatat bahwa miliaran penduduk dunia masih mengalami keterbatasan akses terhadap air minum yang aman dan layanan sanitasi dasar.
Menurut Agung, kondisi tersebut menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-6 tentang air bersih dan sanitasi.
Agung menilai Jakarta membutuhkan pendekatan pemerataan layanan air bersih agar target 90 persen benar-benar menjangkau seluruh wilayah, termasuk kawasan permukiman padat penduduk.
“Pemerataan akses menjadi kunci agar manfaat layanan air bersih dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan cakupan layanan air bersih sebesar 90 persen sebagai bagian dari peta jalan menuju akses penuh 100 persen pada 2029. Rekan Indonesia berharap perluasan layanan tersebut disertai jaminan kualitas air, tarif yang terjangkau, serta pengawasan layanan yang berkelanjutan.
“Target ini diharapkan tidak hanya menjadi capaian angka, tetapi juga berdampak nyata bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan warga Jakarta,” kata Agung.
Reporter: M. Sofyan
Editor: Redpel








