Ratusan Ojol Demo di Monas, Desak Perpres dan Pangkas Komisi Aplikator

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mata Aktual News— Ratusan pengemudi ojek online (ojol) kembali turun ke jalan. Sekitar 550 pengemudi yang tergabung dalam Solidaritas Ojol Se-Nusantara (SOS) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026).

Mereka mendesak pemerintah segera menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Transportasi Online yang dinilai berpihak pada pengemudi. Selain itu, massa menuntut komisi aplikator dibatasi maksimal 10 persen serta penghapusan skema tarif hemat yang dianggap menekan pendapatan ojol.

Aksi berlangsung di seberang Kedutaan Besar Amerika Serikat sejak pukul 11.30 WIB. Sejumlah spanduk dan poster dibentangkan dengan pesan keras, di antaranya “Percepat Perpres Transportasi Online”, “Komisi Aplikator Maksimal 10%”, dan “Hapus Tarif Hemat”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama ini kami terus ditekan oleh kebijakan aplikator. Komisi terlalu besar, sementara pendapatan makin kecil. Negara harus hadir,” teriak salah satu orator dari atas mobil komando.

Selain soal tarif dan komisi, para pengemudi juga menuntut jaminan sosial yang layak bagi ojol sebagai pekerja sektor transportasi berbasis aplikasi. Mereka menilai belum adanya payung hukum yang jelas membuat posisi pengemudi rentan.

Pada awal aksi, massa masih berkisar puluhan orang. Namun menjelang siang, jumlah peserta meningkat signifikan setelah massa dari area Parkir IRTI Monas bergeser ke titik aksi utama. Aparat kepolisian melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi.

Polisi juga membentangkan spanduk imbauan agar aksi berlangsung tertib dan damai. Hingga siang hari, situasi terpantau aman dan kondusif tanpa insiden berarti.

Massa menyatakan akan terus menyuarakan aspirasi hingga pemerintah merespons tuntutan mereka. Aksi ini menjadi sinyal keras bahwa persoalan transportasi online belum menemukan titik temu yang adil bagi pengemudi.

Reporter Arman
Editor: Anandra

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PBNU Berangkatkan 1.300 Peserta “Mudik Seru Bareng NU 2026” ke 59 Kota
Kyai Hasbiallah Ilyas, Tanpa Regenerasi, Kekuatan Politik Bisa Melemah
Media Center KAHMI Jaya Gelar Diskusi Literasi Media dan Bukber Ramadan
PLN Indonesia Power dan Rumah Zakat Salurkan 133 Bingkisan Lebaran bagi Lansia dan Dhuafa
Reuni Ramadhan, Eks Petugas PTSP Kecamatan Kramat Jati Gelar Buka Bersama di Condet
Siskommas Jatinegara Sahur Bareng Warga, Silaturahmi Makin Erat
Cegah Kecelakaan, Babinsa dan Polsek Jatinegara Bubarkan Lomba Lari Liar
Majelis Taklim Al Khoiriyah RW 007 Tawaqqufan Sambut Ramadhan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:47 WIB

PBNU Berangkatkan 1.300 Peserta “Mudik Seru Bareng NU 2026” ke 59 Kota

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:24 WIB

Kyai Hasbiallah Ilyas, Tanpa Regenerasi, Kekuatan Politik Bisa Melemah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 03:42 WIB

Media Center KAHMI Jaya Gelar Diskusi Literasi Media dan Bukber Ramadan

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:24 WIB

PLN Indonesia Power dan Rumah Zakat Salurkan 133 Bingkisan Lebaran bagi Lansia dan Dhuafa

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:48 WIB

Reuni Ramadhan, Eks Petugas PTSP Kecamatan Kramat Jati Gelar Buka Bersama di Condet

Berita Terbaru

Pemerintahan

Warga Tigaraksa Serbu Pangan Murah Jelang Idul Fitri

Selasa, 17 Mar 2026 - 19:00 WIB

Pemerintahan

Rudy Susmanto Minta Kades Gunung Picung Bangun Desa dengan Hati

Selasa, 17 Mar 2026 - 00:48 WIB

Verified by MonsterInsights