Maros | Mata Aktual News — Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara dikerahkan dalam operasi pencarian pesawat ATR PK-42-500 yang dilaporkan jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Serda Ade Kisman, personel Batalyon Parako 473 Korpasgat TNI AU Makassar, tercatat sebagai anggota pertama yang berhasil menjangkau titik awal lokasi kejadian. Ia tergabung dalam Tim SAR Korpasgat TNI AU yang ditugaskan melakukan penjangkauan awal guna memastikan posisi pesawat serta keberadaan kru.

Medan pencarian dilaporkan sangat ekstrem, dengan kondisi alam berupa tebing curam dan vegetasi lebat. Untuk mencapai lokasi, tim harus melakukan penurunan menggunakan peralatan khusus, seperti webbing dan tali karmantel statis, sebagai bagian dari prosedur keselamatan dalam operasi SAR di medan terjal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi keterlibatan Korpasgat TNI AU tersebut dibenarkan oleh sumber internal TNI Angkatan Udara yang dikonfirmasi awak media pada Minggu (18/1/2026). Menurut sumber tersebut, pengerahan Korpasgat didasarkan pada kemampuan dan kualifikasi khusus yang dimiliki dalam operasi pencarian dan penyelamatan di wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi.
“Personel Korpasgat diterjunkan karena memiliki kompetensi dan pengalaman dalam operasi SAR di medan ekstrem dan sulit dijangkau,” ujar sumber tersebut, tanpa merinci detail teknis operasi di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian dan evakuasi masih terus berlangsung. Operasi SAR melibatkan unsur gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, serta relawan setempat yang berkoordinasi di bawah komando SAR terpadu.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu informasi resmi dari tim SAR maupun otoritas terkait, guna mencegah beredarnya informasi yang belum terverifikasi dan berpotensi menyesatkan publik.
Reporter: M. Aditya Prayuda
Editor: Anandra








