Kapolda Gorontalo Pantau PETI via Drone, Operasi Skala Besar Menyusul

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POHUWATO, Mata Aktual News — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Gorontalo, Irjen Pol. Widodo, melakukan kunjungan kerja perdananya ke Kabupaten Pohuwato, Selasa (13/1/2026). Kunjungan tersebut difokuskan pada evaluasi penertiban aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih berlangsung di wilayah tersebut.

Irjen Pol. Widodo menegaskan, pihaknya saat ini tengah melakukan pemetaan secara menyeluruh terhadap aktivitas PETI, termasuk alur kerja penambangan ilegal, batas wilayah, serta titik-titik persembunyian alat berat. Pemetaan dilakukan menggunakan pantauan udara melalui drone sebagai dasar perencanaan operasi penertiban berskala besar.

“Dari pantauan drone terlihat jelas masih adanya aktivitas PETI, tenda-tenda milik penambang ilegal, hingga lokasi penyimpanan alat berat excavator. Semua ini menjadi bahan evaluasi untuk langkah penindakan ke depan,” ujar Widodo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolda menjelaskan, operasi penertiban selanjutnya akan dilakukan dengan jangkauan wilayah yang lebih luas serta melibatkan personel dalam jumlah lebih besar. Penertiban PETI tidak hanya terfokus di Kabupaten Pohuwato, namun akan diperluas ke seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.

Menurut Widodo, evaluasi yang dilakukan mencakup strategi penindakan, kesiapan personel, dukungan anggaran, hingga kemungkinan pelibatan Satuan Tugas (Satgas) Pertambangan Ilegal dari tingkat pusat.

“Jika diperlukan, kita akan menggandeng Satgas dari pusat. Dukungan dan atensi dari pemerintah pusat tentu akan memperkuat upaya penertiban PETI di Gorontalo,” katanya.

Kapolda Gorontalo juga mengimbau masyarakat agar tidak menggantungkan mata pencaharian pada aktivitas yang merusak lingkungan dan membahayakan keselamatan. Ia menyoroti dampak PETI yang tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga berpotensi menimbulkan berbagai penyakit.

“Bahaya PETI itu bukan hanya pada risiko kecelakaan kerja, tetapi juga dampak lanjutan seperti malaria dan demam berdarah. Kerusakan lingkungan akibat tambang ilegal sangat sulit dipulihkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembuangan sedimentasi yang tidak tertata menyebabkan pencemaran sungai akibat campuran lumpur dan merkuri. Dampaknya tidak hanya dirasakan di sekitar lokasi tambang, tetapi hingga ke wilayah hilir yang dihuni masyarakat luas.

“Kubangan-kubangan bekas PETI ini berpotensi menjadi sumber penyakit, terutama di musim kemarau. Pada akhirnya masyarakat juga yang menjadi korban,” pungkas Widodo.

Kapolda berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung upaya penegakan hukum serta bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan demi keberlanjutan hidup dan kesejahteraan bersama.

Reporter: M. Aditya Prayuda
Editor: Anandra

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Metro Tangerang Kota Perkuat Sinergi dengan Ulama Lewat Tebar Takjil dan Buka Bersama
Kapolres Metro Tangerang Kota Cek Kesiapan Pos Mudik, Bhayangkari Salurkan Bantuan Sosial
Kapolresta Tangerang Hadiri Santunan, Ajak Anak-anak Kuis Dadakan
Kapolres Metro Tangerang Kota Pantau Arus Mudik di Rest Area KM 13,5, Lalu Lintas Masih Landai
Kapolres Metro Tangerang Kota Bagikan Sembako untuk Pengemudi Ojol Lewat Program Jumat Peduli
Polresta Tangerang dan BEM Gelar Midnight Run Ramadan di Tigaraksa
Kapolresta Tangerang Pimpin Apel Siaga Ops Ketupat Maung 2026 di Pos Terpadu Citra Raya
Gelar Patroli, Polresta Tangerang Sasar Pemukiman dan Objek Vital di Pasar Kemis
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:52 WIB

Polres Metro Tangerang Kota Perkuat Sinergi dengan Ulama Lewat Tebar Takjil dan Buka Bersama

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:34 WIB

Kapolres Metro Tangerang Kota Cek Kesiapan Pos Mudik, Bhayangkari Salurkan Bantuan Sosial

Senin, 16 Maret 2026 - 17:10 WIB

Kapolresta Tangerang Hadiri Santunan, Ajak Anak-anak Kuis Dadakan

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:51 WIB

Kapolres Metro Tangerang Kota Pantau Arus Mudik di Rest Area KM 13,5, Lalu Lintas Masih Landai

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:53 WIB

Kapolres Metro Tangerang Kota Bagikan Sembako untuk Pengemudi Ojol Lewat Program Jumat Peduli

Berita Terbaru

Pemerintahan

Warga Tigaraksa Serbu Pangan Murah Jelang Idul Fitri

Selasa, 17 Mar 2026 - 19:00 WIB

Pemerintahan

Rudy Susmanto Minta Kades Gunung Picung Bangun Desa dengan Hati

Selasa, 17 Mar 2026 - 00:48 WIB

Verified by MonsterInsights