ID Jurnalis CNN Dikembalikan, AWDI dan Pimred Mata Aktual News Ingatkan Istana Jangan Main Cabut Lagi

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Mata Aktual News– Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden akhirnya mengembalikan kartu liputan Istana milik Diana Valencia, jurnalis CNN Indonesia, Senin (29/9/2025).

Langkah ini dilakukan setelah jajaran redaksi CNN Indonesia menggelar audiensi dengan pihak Istana. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, menyebut pengembalian kartu liputan istana sebagai bentuk komitmen untuk menghormati kerja jurnalistik.

“Id khusus Istana itu pun akan dikembalikan ke yang bersangkutan, disaksikan Pemred, yang langsung kami serahkan,” kata Yusuf di lingkungan Istana, Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemred CNN Indonesia, Titin Rosmasari, menyambut baik pengembalian tersebut. Menurutnya, hal ini sekaligus menjawab keresahan media atas pencabutan sepihak ID wartawan istana.
“Semua hari ini terjawab. Id ini artinya dapat jaminan bahwa Diana dapat kembali menjalani tugas seperti sebelumnya,” ujar Titin.

Namun, insiden pencabutan kartu liputan itu tak bisa dianggap sepele. Ketua Umum Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI), Balham Waja SH MH, menegaskan negara harus belajar dari kasus ini.
“Kebebasan pers adalah fondasi demokrasi. Kejadian pencabutan ID jurnalis di Istana jangan sampai terulang. Negara harus memberikan jaminan penuh agar wartawan dapat bekerja tanpa tekanan,” tegas Balham.

Nada serupa datang dari Aktivis pers yang juga Pemred Mata Aktual News Merry witrayeni Mursal. Ia menilai pengembalian ID hanyalah setengah langkah bila tidak dibarengi perubahan sikap terhadap pers.
“Pers tidak boleh hanya diberi ruang setelah muncul kritik publik. Hubungan antara Istana dan wartawan harus berlandaskan saling menghormati. Jangan ada lagi upaya yang bisa dimaknai sebagai pembatasan kerja jurnalistik,” tandasnya.

BPMI sendiri telah menyampaikan permintaan maaf dan berjanji kasus ini jadi yang terakhir. Mereka menegaskan komitmen menjunjung tinggi UU Pers serta menghormati peran wartawan sebagai pilar keempat demokrasi.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Milad Setahun MataAktualNews, Redaksi Gelar Tasyakuran dan Santuni Anak Yatim
Polemik Ketenagakerjaan di PT Sumed Baru Industry, Partai Buruh dan LSM Turun Tangan!
Kubu Roy Suryo: Tolak Mediasi Kasus Ijazah Jokowi, Sindir Tak Pernah Hadir Panggilan Hakim
Presiden Prabowo dan Wakil Ketua DPR RI Dasco Bahas Program Strategis Nasional di Istana Merdeka
Operasi Zebra 2025 Dimulai, Upaya Korlantas Polri Ciptakan Lalu Lintas Aman Jelang Nataru
Kapolda Banten Pimpin Apel Operasi Zebra Maung 2025, Tekankan Disiplin Berlalu Lintas dan Penurunan Angka Kecelakaan
Adek Tanjung S.Pd Terpilih Aklamasi Pimpin IKSM Tangerang Raya Periode 2025–2030
Kasus Ijazah Jokowi: RRT Penuhi Panggilan Polda, Kuasa Hukum Soroti Kejanggalan Penetapan Tersangka
Berita ini 363 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:42 WIB

Milad Setahun MataAktualNews, Redaksi Gelar Tasyakuran dan Santuni Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 - 20:15 WIB

Polemik Ketenagakerjaan di PT Sumed Baru Industry, Partai Buruh dan LSM Turun Tangan!

Kamis, 20 November 2025 - 13:40 WIB

Kubu Roy Suryo: Tolak Mediasi Kasus Ijazah Jokowi, Sindir Tak Pernah Hadir Panggilan Hakim

Senin, 17 November 2025 - 17:59 WIB

Presiden Prabowo dan Wakil Ketua DPR RI Dasco Bahas Program Strategis Nasional di Istana Merdeka

Senin, 17 November 2025 - 17:12 WIB

Operasi Zebra 2025 Dimulai, Upaya Korlantas Polri Ciptakan Lalu Lintas Aman Jelang Nataru

Berita Terbaru

Pemerintahan

BPKH Dorong Kemandirian Ekonomi Umat Lewat Program UMKM Berdaya

Senin, 12 Jan 2026 - 17:49 WIB

Verified by MonsterInsights