Gelombang Unras di Monas: Dari MBG ke Dugaan Tambang Ilegal

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mata Aktual News – Kawasan Silang Selatan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis (2/10/2025) dijadwalkan menjadi titik konsentrasi gelombang unjuk rasa dari berbagai elemen masyarakat. Sedikitnya lima kelompok berbeda akan menyampaikan aspirasi mereka, membawa isu beragam mulai dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG), polemik pemecatan jurnalis, hingga dugaan keterlibatan pejabat dalam tambang ilegal.

Aksi pertama direncanakan berlangsung pukul 09.00 WIB oleh mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mpu Tantular di bawah koordinator Abraham Amro Opem dengan sekitar 30 peserta. Mereka menuntut evaluasi total terhadap program MBG yang dinilai bermasalah, mulai dari kasus keracunan makanan hingga dugaan korupsi anggaran.

Kemudian pukul 11.00 WIB, Asosiasi Cendekia Muda Indonesia yang dipimpin Luis Andika (15 peserta) akan turun ke jalan dengan tuntutan serupa: menolak dan mendesak penghentian program MBG karena dinilai tidak transparan dan rawan penyalahgunaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isu berbeda muncul pukul 13.00 WIB ketika Konferensi Pemuda Menggugat yang diketuai Rafli Maulana Nasyari (15 peserta) menggelar aksi menuntut klarifikasi CNN Indonesia atas dugaan pemecatan jurnalis secara sepihak.

Pada jam yang sama, kelompok Militan Mahasiswa dan Pelajar Indonesia, dipimpin Abdul Gafur Songyanan (10 peserta), juga direncanakan menggelar aksi menyoroti masalah serupa dengan kelompok sebelumnya: evaluasi terhadap program MBG yang dinilai penuh persoalan.

Sementara itu, Satuan Advokasi Mahasiswa Hukum Indonesia yang dikomandoi Hasan Souwalil (10 peserta) mengangkat isu berbeda. Mereka menuntut pengusutan tuntas dugaan keterlibatan anak Kapolri dalam praktik tambang ilegal yang disebut terkait PT Position.

Hingga siang ini, aksi-aksi tersebut belum terlihat dimulai. Situasi di sekitar Monas terpantau masih aman dan kondusif dengan aparat keamanan bersiaga mengawal jalannya penyampaian aspirasi.

Mata Aktual News akan terus memantau perkembangan di lapangan terkait dinamika aksi unjuk rasa ini.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MT Al Qodariyah Hentikan Sementara Pengajian Jelang Ramadhan 1447 H
Milad ke-45, BKMT Gelar Pasar Gratis untuk Seribu Penerima Manfaat
Kepala Satpol PP Jatinegara Tinjau Langsung Genangan Air di Jalan DI Panjaitan
Musholla Baitul Muqorribin Gelar Tawaqufan dan Rowahan Sambut Ramadan
Diguyur Hujan, Warga RW 03 Cipinang Besar Utara Tetap Kerja Bakti Massal
TPU Prumpung Disisir, Tiga Pilar Cipinang Besar Utara Antisipasi Tawuran Remaja
Ratusan Ojol Demo di Monas, Desak Perpres dan Pangkas Komisi Aplikator
Yayasan Tritarasa Resmikan Kantor Baru, Perkuat Pendekatan Terpadu Penanganan Adiksi
Berita ini 229 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:45 WIB

MT Al Qodariyah Hentikan Sementara Pengajian Jelang Ramadhan 1447 H

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:50 WIB

Milad ke-45, BKMT Gelar Pasar Gratis untuk Seribu Penerima Manfaat

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:31 WIB

Kepala Satpol PP Jatinegara Tinjau Langsung Genangan Air di Jalan DI Panjaitan

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:29 WIB

Musholla Baitul Muqorribin Gelar Tawaqufan dan Rowahan Sambut Ramadan

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:23 WIB

Diguyur Hujan, Warga RW 03 Cipinang Besar Utara Tetap Kerja Bakti Massal

Berita Terbaru

P0LRI

Gasak Motor 16 Kali, Komplotan Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 6 Feb 2026 - 20:25 WIB

Verified by MonsterInsights