BITUNG | Mata Aktual News — PT Pegadaian Area Manado 2 menyelenggarakan Festival Tring Pegadaian di Kota Bitung sebagai langkah strategis untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi kreatif dan UMKM lokal. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini memadukan edukasi keuangan, pemberdayaan ekonomi, dan hiburan yang menyasar berbagai lapisan masyarakat, khususnya generasi muda.

Rangkaian Festival Tring Pegadaian diawali dengan kegiatan pra-acara pada 27 Januari 2026 di God Bless Park, Tondano, serta 28 Januari 2026 di Kantor Cabang Pegadaian Aermadidi. Puncak acara digelar pada 31 Januari 2026 di Kantor Cabang Pegadaian Kota Bitung, yang menjadi pusat perayaan sekaligus momentum penguatan literasi keuangan di wilayah tersebut.
Puncak festival secara resmi dibuka oleh Wali Kota Bitung yang diwakili Pelaksana Tugas Staf Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pemerintahan Kota Bitung, Rudy Ponamon. Hadir pula Pimpinan Wilayah PT Pegadaian Kanwil V Manado, Maksum, yang membawahi wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku, dan Papua, serta Deputy PT Pegadaian Area Manado 2, R. Bambang Heru Subiyanto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bitung, pimpinan instansi terkait, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat umum. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara Pegadaian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Festival Tring Pegadaian menghadirkan beragam agenda yang memadukan unsur edukasi dan hiburan. Kegiatan yang diselenggarakan antara lain bazar emas, seminar emas, street food UMKM, kompetisi dan games, pertunjukan musik, dance fitness, serta berbagai aktivitas interaktif dan program giveaway. Acara semakin semarak dengan penampilan musisi Coco Lense dan Jovi Herlandi, serta partisipasi komunitas kreatif lokal.
Deputy PT Pegadaian Area Manado 2, R. Bambang Heru Subiyanto, mengatakan bahwa Festival Tring Pegadaian merupakan bagian dari strategi Pegadaian untuk mendekatkan layanan dan produk keuangan kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media edukasi dan pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi UMKM dan generasi muda.
“Melalui festival ini, Pegadaian ingin mendorong masyarakat agar lebih memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat, aman, dan inklusif,” ujar Bambang.
Sementara itu, Rudy Ponamon mengapresiasi penyelenggaraan Festival Tring Pegadaian yang dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi lokal. Ia menilai kegiatan tersebut turut memperkuat kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
Melalui Festival Tring Pegadaian, PT Pegadaian menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi layanan keuangan yang mudah diakses masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif daerah. Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Bitung dan wilayah sekitarnya.
Reporter: M. Aditya Prayuda
Editor: Redpel







