TANGERANG | Mata Aktual News — Banjir yang merendam permukiman warga di Kampung Alar Indah, Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, mendorong jajaran Polsek Pakuhaji gerak cepat langsung ke lokasi terdampak. Kapolsek Pakuhaji, AKP Rokhmatulloh, S.H., M.H., memimpin langsung penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga korban banjir, Kamis (15/1/2026).
Penyaluran bantuan dilakukan di sekitar tenda darurat Polres Metro Tangerang Kota yang menjadi pusat aktivitas warga terdampak. Kapolsek didampingi Perwira Pengawas Kanit Binmas IPDA Adri Mulyadi, S.H., serta sejumlah personel Polsek Pakuhaji yang turut mengamankan dan mendampingi kegiatan.

“Kami hadir untuk memastikan warga tidak dibiarkan menghadapi musibah ini sendirian. Bantuan ini adalah bentuk empati dan tanggung jawab kami sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” ujar AKP Rokhmatulloh di lokasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok, masing-masing berisi 5 kilogram beras, 10 bungkus mi instan, dan satu kaleng sarden siap konsumsi. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat banjir.
Selain menyerahkan bantuan, jajaran Polsek Pakuhaji juga melakukan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan terdampak. Langkah ini dilakukan guna memastikan kondisi tetap aman dan aktivitas warga berjalan tertib di tengah situasi darurat.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah warga terdampak banjir mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan, yang dinilai mampu memberikan dukungan moril di tengah kondisi sulit.

Pada hari yang sama, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga meninjau langsung wilayah Desa Kohod. Sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan dampak banjir serta memastikan kebutuhan warga terpenuhi.
Polsek Pakuhaji menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bergerak cepat dalam membantu masyarakat, khususnya saat terjadi bencana alam di wilayah hukumnya.
Reporter: Dian Pramudja
Editor: Anandra







