Kapolres Jauhari Gencarkan Gerakan Stop Bullying: “Hentikan Perundungan, Jangan Ada Korban Lagi!”

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | Mata Aktual News— Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, menggebrak dengan seruan keras melawan perundungan. Di tengah maraknya kasus bullying yang menghantam pelajar, Kapolres menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi pelaku dan lingkungan yang membiarkan kekerasan terjadi.

Bullying Menghancurkan, Kapolres: Jangan Diam!

Perundungan bukan kenakalan. Ini kekerasan. Banyak siswa tertekan, depresi, bahkan trauma karena dibiarkan menjadi sasaran. Kapolres Jauhari menegaskan bahwa budaya membiarkan tindakan semacam ini harus dihentikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tak boleh ada anak yang takut datang ke sekolah hanya karena ulah segelintir pelaku. Stop sekarang juga!” tegas Kapolres.

Polisi Geruduk Sekolah, Edukasi Tanpa Kompromi

Dalam program Police Goes to School, polisi masuk ke sekolah-sekolah dan bicara blak-blakan kepada siswa. Mereka memaparkan risiko bullying, ancaman hukumnya, hingga cara melapor jika menjadi korban.

Setiap laporan bullying diminta langsung masuk ke Call Center 110, dan Polres memastikan penanganan cepat tanpa pandang bulu.

Sekolah Wajib Jadi Zona Aman

Kapolres menuntut pihak sekolah memperketat pengawasan dan serius menerapkan konsep Sekolah Ramah Anak. Tidak boleh ada lagi guru yang menyepelekan, tidak boleh ada teman yang membiarkan, dan tidak boleh ada lingkungan yang membungkam korban.

Seruan Keras Kapolres Jauhari;

“STOP BULLYING! Kita tak butuh generasi yang tumbuh dalam ketakutan. Kita butuh keberanian untuk melawan. Laporkan! Jangan tunggu ada korban berikutnya.”

Gerakan anti-perundungan ini menjadi peringatan keras bahwa era menganggap bullying sebagai candaan telah berakhir. Kota Tangerang bergerak dan tidak ada ruang bagi pelaku perundungan untuk bersembunyi.

Reporter: Dian Pramudja
Editor: Merry WM

Media Mata Aktual News— Tegas, Berani, Tanpa Kompromi.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karyawan Disingkirkan Sepihak? HC Billiard Sepatan Disomasi, Hak Pekerja Dipertanyakan
Bupati Agam Sidak Damkar, Evaluasi Total Usai Insiden Kehabisan BBM
Kebakaran Hebat di Koto Gadang Agam, Rumah dan Kendaraan Hangus, Satu Warga Terluka
Warga Portal Akses ke Pabrik BSS, Tuntut Kejelasan Status Lahan
FOMPPA dan Ormas Pakuhaji Bagikan Takjil serta Santuni Anak Yatim, Dihadiri Anggota DPRD Banten
MTs Muhammadiyah Kampung Tangah Semarakkan Ramadan dengan Lomba Religi
Wujud Kepedulian di Bulan Suci, Pemdes Babakan Madang Tebar 6.500 Paket Takjil
PSHT Ranting Rajeg Bagikan 500 Box Takjil Gratis dan Gelar Buka Bersama di Bulan Ramadan
Berita ini 123 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 19:46 WIB

Karyawan Disingkirkan Sepihak? HC Billiard Sepatan Disomasi, Hak Pekerja Dipertanyakan

Minggu, 5 April 2026 - 15:09 WIB

Bupati Agam Sidak Damkar, Evaluasi Total Usai Insiden Kehabisan BBM

Jumat, 3 April 2026 - 09:38 WIB

Kebakaran Hebat di Koto Gadang Agam, Rumah dan Kendaraan Hangus, Satu Warga Terluka

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:16 WIB

Warga Portal Akses ke Pabrik BSS, Tuntut Kejelasan Status Lahan

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:36 WIB

FOMPPA dan Ormas Pakuhaji Bagikan Takjil serta Santuni Anak Yatim, Dihadiri Anggota DPRD Banten

Berita Terbaru

Uncategorized

Andalas Fest 2026, Ajang Edukatif Anak Usia Dini di Halim

Senin, 13 Apr 2026 - 16:33 WIB

HUKUM

Dua Tahun Mandek, Keadilan Wartawan Terabaikan

Minggu, 12 Apr 2026 - 14:44 WIB

Verified by MonsterInsights