Manggarai Resmi Jadi Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Mata Aktual News — Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, resmi ditetapkan sebagai Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian (Kampung Redam) oleh Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Natalius Pigai, pada acara di Ballroom Hotel The Grand Platinum, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (14/11/2025).

Penetapan tersebut merupakan bagian dari Program Kampung Redam, yang menjadi program prioritas Kementerian HAM untuk periode 2025–2029. Program ini berfokus pada pencegahan konflik sosial dan pembangunan perdamaian di wilayah-wilayah rawan konflik di seluruh Indonesia.

Acara penetapan turut dihadiri Walikota Administrasi Jakarta Selatan M. Anwar, Presiden World Peace Organization Bambang Herry Purnomo, Camat Tebet Dyan Airlangga, serta Lurah Manggarai Arafat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Menteri HAM Natalius Pigai menyampaikan bahwa Kementerian HAM berkolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan Badan Intelijen untuk memetakan daerah-daerah yang rawan konflik guna memastikan pembinaan dilakukan secara tepat sasaran.

“Kami akan melakukan pembinaan intensif selama tiga sampai lima tahun di setiap kampung yang ditetapkan. Tujuannya agar benar-benar terjalin rekonsiliasi dan perdamaian yang berkelanjutan,” tegas Pigai.

Walikota Jakarta Selatan, M. Anwar, menyampaikan bahwa Manggarai dipilih sebagai Kampung Redam karena memiliki riwayat kerawanan konflik di sejumlah wilayah, terutama RW 03, RW 04, dan RW 012.

“Penetapan ini menjadi kesempatan besar bagi Manggarai untuk memperkuat keharmonisan sosial. Pembinaan ini sangat dibutuhkan agar potensi konflik dapat ditekan,” ujarnya.

Aktivis Sosial: Pendampingan Harus Konsisten

Aktivis sosial sekaligus Kaperwil DKI Jakarta di Media Mata Aktual News, menilai penetapan Manggarai sebagai Kampung Redam merupakan langkah strategis, namun harus dibarengi kerja nyata di lapangan.

“Kampung Redam adalah konsep bagus, tetapi implementasinya harus konsisten. Warga, tokoh lokal, pemuda, dan lembaga masyarakat harus dilibatkan penuh dalam proses rekonsiliasi,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa media memiliki peran penting untuk memastikan transparansi sepanjang program berlangsung.

“Mata Aktual News akan mengawal proses ini, memastikan informasi tetap transparan dan masyarakat mendapat edukasi yang tepat,” tambahnya.

Program Kampung Redam diharapkan menjadi model penyelesaian konflik berbasis masyarakat yang dapat diterapkan di wilayah lain sebagai upaya membangun lingkungan yang aman, inklusif, dan damai.

Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Anandra

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lebaran Betawi 2026 Jadi Perekat Warga, Pramono: Jangan Sampai Jakarta Kehilangan Jati Diri
DLH Jatinegara Pastikan Sampah Terkendali, Pengangkutan Dilakukan Tiga Shift
Khofifah Salurkan 1.500 Paket Lebaran dari Jusuf Kalla di Pengadegan, Warga Sekitar Diprioritaskan
Resmi Terpilih! Faza Maulida Nahkodai Fatayat NU Jakarta Timur 2025–2030
Ketua Siskommas Jatinegara Sambangi Sesepuh, Perkuat Soliditas dan Jaga Marwah Organisasi
RPTRA Cibesut Rayakan Satu Dekade, Pengelola Soroti Kebutuhan Peremajaan Fasilitas
BMKG: Kemarau 2026 Lebih Awal, JATA Dorong Antisipasi Ketersediaan Air Bersih
Pria Misterius Tewas Terserempet Kereta di Kayu Manis Jatinegara, Warga Geger
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 17:54 WIB

Lebaran Betawi 2026 Jadi Perekat Warga, Pramono: Jangan Sampai Jakarta Kehilangan Jati Diri

Jumat, 10 April 2026 - 21:03 WIB

DLH Jatinegara Pastikan Sampah Terkendali, Pengangkutan Dilakukan Tiga Shift

Selasa, 7 April 2026 - 14:49 WIB

Khofifah Salurkan 1.500 Paket Lebaran dari Jusuf Kalla di Pengadegan, Warga Sekitar Diprioritaskan

Selasa, 7 April 2026 - 13:20 WIB

Resmi Terpilih! Faza Maulida Nahkodai Fatayat NU Jakarta Timur 2025–2030

Rabu, 1 April 2026 - 19:09 WIB

Ketua Siskommas Jatinegara Sambangi Sesepuh, Perkuat Soliditas dan Jaga Marwah Organisasi

Berita Terbaru

Uncategorized

Andalas Fest 2026, Ajang Edukatif Anak Usia Dini di Halim

Senin, 13 Apr 2026 - 16:33 WIB

Verified by MonsterInsights