FSPM Tegaskan Komitmen Perjuangan Buruh, Suarakan Aspirasi Bersama Aliansi Gebrak

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mata Aktual News – Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) kembali menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan hak-hak buruh di Indonesia. Organisasi yang beralamat di Jl. Cikoko Timur 1 No. 2, Pancoran, Jakarta Selatan ini menyampaikan sikapnya seiring dengan langkah Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) dalam menyuarakan aspirasi pekerja ke DPR.

Sekretaris Regional FSPM, Husni, menuturkan bahwa pihaknya konsisten memperjuangkan kepentingan buruh melalui solidaritas lintas sektor. “FSPM berdiri di atas prinsip demokrasi, independensi, dan kesetaraan. Kami tidak berada di bawah intervensi pemerintah, partai politik, maupun pengusaha,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (29/9/2025).

Latar Belakang FSPM

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

FSPM berdiri pada 24 September 2000 sebagai gabungan serikat pekerja dari berbagai sektor, antara lain hotel, restoran, ritel, apartemen, pariwisata, katering, serta industri terkait lainnya. Sejak awal berdirinya, organisasi ini menekankan perjuangan berbasis solidaritas serta kebebasan berserikat.

Tuntutan yang Disuarakan

Sejalan dengan Aliansi Gebrak, FSPM menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:

  1. Mencabut UU Cipta Kerja beserta aturan turunannya, menolak gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), serta mendesak pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang dinilai lebih berpihak kepada buruh.
  2. Mendorong pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT), menolak sistem hubungan kemitraan bagi pekerja ojek online (ojol) dan kurir, serta menjamin kepastian hukum bagi pekerja medis, kesehatan, perikanan, kelautan, pertanian, perkebunan, pertambangan, hingga buruh migran.
  3. Menolak penggusuran lahan rakyat dan menuntut reforma agraria sejati.
  4. Menghentikan proyek strategis nasional yang dinilai merusak lingkungan serta mendorong pengesahan RUU Masyarakat Adat.
  5. Menolak campur tangan militer dalam urusan sipil, baik di kampus, pabrik, maupun desa, serta meminta militer kembali ke barak.

Komitmen FSPM

Melalui sikap ini, FSPM menegaskan posisinya sebagai bagian dari gerakan buruh yang independen. “Kami akan terus berdiri bersama rakyat untuk menuntut keadilan, kesejahteraan, dan perlindungan hukum bagi seluruh pekerja,” tegas Husni.

Dengan langkah tersebut, FSPM berharap pemerintah dan DPR dapat mendengarkan aspirasi buruh serta menjadikan kebijakan ketenagakerjaan lebih adil dan berpihak pada pekerja.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Kecelakaan, Babinsa dan Polsek Jatinegara Bubarkan Lomba Lari Liar
Majelis Taklim Al Khoiriyah RW 007 Tawaqqufan Sambut Ramadhan
FORMULA Resmi Bergabung dengan MUI, Perkuat Sinergi Umat Islam
Ketua Siskomas Jatinegara Apresiasi Peran Pers pada HPN 2026
MT Al Qodariyah Hentikan Sementara Pengajian Jelang Ramadhan 1447 H
Milad ke-45, BKMT Gelar Pasar Gratis untuk Seribu Penerima Manfaat
Kepala Satpol PP Jatinegara Tinjau Langsung Genangan Air di Jalan DI Panjaitan
Musholla Baitul Muqorribin Gelar Tawaqufan dan Rowahan Sambut Ramadan
Berita ini 155 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:28 WIB

Cegah Kecelakaan, Babinsa dan Polsek Jatinegara Bubarkan Lomba Lari Liar

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:17 WIB

Majelis Taklim Al Khoiriyah RW 007 Tawaqqufan Sambut Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:52 WIB

FORMULA Resmi Bergabung dengan MUI, Perkuat Sinergi Umat Islam

Senin, 9 Februari 2026 - 17:12 WIB

Ketua Siskomas Jatinegara Apresiasi Peran Pers pada HPN 2026

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:45 WIB

MT Al Qodariyah Hentikan Sementara Pengajian Jelang Ramadhan 1447 H

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights